Marlin dan Perannya Membantu Tugas Suami

Kabar Baik dari Batam

Marlin dan Perannya Membantu Tugas Suami

2 min read

*** Tak Mudah Menjadi Istri Walikota Batam

Banyak yang berpikir jadi istri Walikota Batam itu gampang. Tinggal ikut suami kemana-mana, duduk cantik, datang ke kondangan, potong pita, pemer tas mewah, lalu foto-foto, selesai.

Anggapan itu keliru, sebab istri Walikota Batam harus bisa merangkul banyak pihak. Sebagai istri Walikota Batam, otomatis harus ikut membantu tugas suami melayani masyarakat.

Bahkan, bila dulu keluarga sendiri yang utama, namun kita ada banyak keluarga lain yang harus diperhatikan bahkan dipayungi. Mereka adalah warga Batam itu sendiri.

Inilah yang sehari-hari dihadapi Hj Marlin Agustina, istri Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR). Karena itu, Marlin perlu strategi dalam mengaturnya agar agenda semua berjalan lancar. Sebab seabrek tugas menantinya sehari-hari.

Misal kita ambil contoh terdekat saja, pada hari Senin (29/7/2019), sudah ada tiga kegiatan besar yang harus dihadiri. Pertama sebagai Bunda Pendidikan Anak Sekolah Dini (PAUD) dia harus hadir ke TK Pelita Utama, menemui anak-anak yang telah kenunggunya.

Disambung kemudian menutup pelatihan Taruna Siaga Bencana (Tagana), karena kapasitasnya sebagai Bunda Tagana Batam. Tak lama berselang, disambung lagi dengan pembagian bingkisan untuk para warga lanjut usia tidak mampu, di Mall Top 100 Tembesi, Sagulung.

Ini tak seberapa, belum lagi tugas-tugasnya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam, hingga tugasnya di lembaga sosial kemasyarakatan, seperti Ketua Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Karimun Batam, Barisan Keamanan Daerah (Kerabat-Barkad) dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam.

Karena kesibukan inilah, maka Marlin harus pintar membagi waktu agar semuanya teratasi dengan baik terutama dalam pemberdayaan perempuan demi menciptakan lingkungan yang sejahtera.

Tak hanya itu, peran sebagai ibu rumah tangga juga berusaha dijalankan Marlin sebaik mungkin.Terkadang harus menjadi ayah untuk anak-anaknya ketika sang suami sedang bertugas.

Namun ada pula waktu di mana ia harus melakukan aktivitas masyarakat dan anak-anak bersama ayahnya. Untuk memiliki keluarga harmonis harus lah saling melengkapi.

“Alhamdulillah saya punya suami yg sangat mendukung dalam hidup saya,” ujarnya suatu ketika. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.