Dari Nol, Marlin Sukses Bikin Ngenang jadi Sentra Tenun Batam

Kabar Baik dari Batam

Dari Nol, Marlin Sukses Bikin Ngenang jadi Sentra Tenun Batam

2 min read

Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong Pulau Ngenang untuk menjadi kampung tenun. Terealisasinya Pulau Ngenang menjadi kampung tenun juga tak lepas dari peran Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Batam yang dinakhodai Marlin Agustina Rudi.

Karena itu, Marlin selalu memantau langsung perkembangan kampung tenun ini. Yang kurang ditambah, ada masalah diselesaikan.

Seperti yang tampak pada Selasa (27/8/2019), istri Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) ini membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat “Pelatihan Dasar Membatik” di Kelurahan Ngenang yang dilatih oleh asesor Kota Batam Indra Sugiono.

Asesor adalah seseorang yang berhak melakukan asesmen/pengujian terhadap kompetensi seseorang, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya.

Di samping membuka pelatihan, Marlin juga meninjau alat tenun yang diterima Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, di antaranya 7 alat tenun, 1 alat ani benang, 1 alat pembuat kartu motif, dan 1 alat tenun ikat.

“Alhamdulillah kita mulai dari nol, dari dasar dan saat ini kita dapat alat lengkap dan sudah menghasilkan kain tenun songket yang dapat dijadikan tanjak, kain sampin, bahan baju dan dari laporan Ketua Kelompok tenun, ibu Suhana kita sudah memiliki 15 pengrajin,” ucap Ketua TP PKK Kota Batam ini.

Selanjutnya Marlin mengajak agar semua tetap semangat dan optmis, khususnya para pengrajin tenun dan untuk pengrajin Batik.

“Percayalah, kalau kita berusaha pasti nanti akan banyak bantuan yang datang, sekarang yang harus dilakukan adalah dimulai saja dulu,” jelasnya memotivasi.

Pemko Batam terus mendorong Pulau Ngenang untuk menjadi kampung tenun. Salah satunya adalah dengan pemenuhan alat tenun dan pelatihan, sehingga aktivitas menenun di Ngenang semakin produktif.

Kementerian Perindustrian (Kemendag) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menyerahkan tujuh alat tenun, satu alat ani benang, satu alat pembuat kartu motif, serta satu alat tenun ikat.

”Batam kini punya kampung tenun, dan itu di Ngenang,” kata Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau, Minggu (30/6/2019) lalu.

Ia mengatakan, terealisasinya Pulau Ngenang menjadi kampung tenun juga tak lepas dari peran Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Batam yang dinakhodai Marlin Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.