HAM Tak Ingin Pedagang Berjualan di Tempat Kumuh

Kabar Baik dari Batam

HAM Tak Ingin Pedagang Berjualan di Tempat Kumuh

1 min read

Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) mengucap terima kasih kepada Tim Terpadu Penertiban Pasar Induk Pemko Batam yang telah bekerja hebat dan dahsyat.

Hal ini disampaikan HAM usai penertiban Pasar Induk Jodoh sukses dilakukan, setelah sekian lama terus tertunda.

Seperti diketahui, rencana penertiban Pasar Induk Jodoh ini sudah mengemuka sejak Agustus lalu. Pemerintah Kota Batam, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sudah melayangkan surat peringatan 1, 2, hingga 3 agar pedagang segera pindah ke lokasi yang sudah disediakan.

Terakhir, penertiban kembali dibatalkan, karena bersamaan dengan pelantikan Presiden, 20 Oktober lalu.

Penundaan penertiban pasar induk Jodoh itu dikarenakan Polresta Barelang merekomendasi kepada pemerintah Kota Batam, karena situasi negara yang kurang kondusif akibat demonstrasi mahasiswa yang berakhir rusuh di beberapa daerah.

Hingga akhirnya, hari ini, Rabu 30 Oktober, penertiban ini bisa dilaksanakan.

“Tim terpadu hari ini telah bekerja hebat dan dahsyat,” lanjut HAM yang juga terjun langsung ke lapangan usai memimpin apel kesiapan pasukan penertiban terdiri dari TNI-POLRI, Satpol PP hingga Ditpam Badan Pengusahaan Batam,di sebelah Hotel Pacific, Jodoh.

“Toleransi sudah cukup lama kita berikan dan sudah sampai saatnya kita eksekusi hari ini,” jelasnya.

Namun sekali lagi HAM tekankan, bahwa penertiban ini sebenarnya ditujukan untuk para pedagang sendiri.

“Giat ini dimaksudkan agar pedagang dapat berjualan di tempat representatif, bersih dan tidak kumuh. Niat kita bersih untuk membantu pemberdayaan usaha mikro,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.