Berdayakan Santri, Kembangkan Ekonomi Pesantren lewat Batik Batam

Kabar Baik dari Batam

Berdayakan Santri, Kembangkan Ekonomi Pesantren lewat Batik Batam

1 min read

Semangat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam Hj Marlin Agustina Rudi dalam memberdayakan masyarakat melalui seni batik, terus menyala. Setelah ibu rumah tangga dan mahasiswa, kini giliran pesantren.

Pesantren binaan Dekranasda yang dipilih Marlin adalah Pondok Pesantren Al-Ukhuwah, di Kaveling Kamboja, KSB Dapur 12, Sagulung, Batam.

Selain memperkenalkan batik, dalam kunjungannya pada Rabu (30/10/2019), istri Walikota Batam H Muhammad Rudi ini berupaya memfasilitasi kemandirian pesantren lewat wirausaha kerajinan membatik.

Marlin yang didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin ini melihat, selama ini ada banyak potensi pesantren yang masih belum tergarap.

Sebab berdasar sejarahnya, pesantren bukan lembaga yang hanya berkutat dalam kajian agama saja, tapi juga tempat mendidik santrinya berwirausaha.

“Selain ingin menjadikan pesantren yang lebih mandiri sebagaimana pesantren-pesantren yang ulama terdahulu lakukan, juga menyiapkan generasi santri yang berdikari,” ujar Ketua TP PKK Kota Batam ini.

Di pesantren ini, Marlin terjun langsung menjadi instruktur membatik. Dengan cekatan, tangannya mewarnai motif batik cap itu. Laku Marlin ini kemudian diikuti oleh ibu-ibu dan santriwati lainnya.

“Saya kasih dasar, lalu saya minta mereka membuat motif baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Marlin juga mengimbau pegawai Kecamatan Sagulung yang ingin memakai batik bisa mendapatkan di pesantren binaan Dekranasda ini.

“Ini percontohan saya untuk ke depan. Kalau berhasil, maka saya akan membina pesantren di seluruh kecamatan di Batam untuk membatik,” tekadnya.

Tak lupa Marlin berharap agar langkahnya ini didukung. “Doakan ya agar berhasil,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.