Orang Tua dan Guru Harus jadi Benteng Perekat Persatuan

Kabar Baik dari Batam

Orang Tua dan Guru Harus jadi Benteng Perekat Persatuan

1 min read

Masyarakat Batam untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai terkoyak oleh paham radikalisme dan terorisme. Orang tua dan guru harus berperan.

Demikian disampaikan Asisten Setdako Batam bidang Pemerintahanan dan Kesra Yusfa Hendri, saat memberi sambutan mewakili Walikota Batam H Muhammad Rudi, pada ajang Lomba Manasik Haji Tingkat Kota Batam Tahun 2019, di Dataran Engku Putri, Minggu (17/11/2018).

“Indonesia didirikan atas dasar kebhinekaan. Karena itu, menjadi tanggungjawab kita bersama merawatnya,” jelas mantan Humas Pemko Batam ini.

Tanggungjawab tersebut, lanjut Yusfa, harus dilakukan bersama, orang tua dan guru dan sejak dini memperkenalkan dan memberi pemahaman yang benar tentang ilmu.

“Jangan sampai paham radikalisme dan terorisme merusak bangsa Indonesia khususnya Batam,” jelas mantan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam ini.

Nilai-nilai yang baik tersebut bisa ditanamkan melalui lomba Manasik Haji ini.

Sebab, Haji menjadi pembelajaran sangat berharga bukan hanya merupakan pelaksanaan dari rukun Islam ke lima, tetapi bagaimana memaknai setiap ibadahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya Sa”i berlari-larinya Siti Hajar dari bukit Safa ke bukit Marwah, mencerminkan perjuangan seorang ibu untuk mendapat air bagi Ismail, anaknya. Dalam konteks sekarang harus dipahami sebagi upaya dan kerja keras dalam meraih kesuksesan hidup.

“Selamat bertanding semoga dengan lomba Manasik Haji ini akan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, menjalin ukhuwah Islamiyah mewujudkan Batam sebagai bandar dunia madani,” tegas mantan Kadis Perhubungan Kota Batam ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.