Jangan Sampai Tradisi Gubahan Hantaran Tergerus Zaman

Kabar Baik dari Batam

Jangan Sampai Tradisi Gubahan Hantaran Tergerus Zaman

2 min read

> Marlin Latih 50 Anggota PKK Kota Batam

Tradisi Melayu nan adiluhung harus dilestarikan agar tak sampai tergerus derasnya budaya dari luar. Karenanya itulah, sebanyak 50 ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Kota Batam mengikuti pelatihan gubahan hantaran.

Pelatihan yang ditaja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam ini dibuka oleh ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina Rudi, di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, Rabu (20/11/2019).

Marlin memandang pelatihan ini perlu diadakan saat ini. Katanya, dulu kalau ada acara pernikahan selalu ada kelompok ibu-ibu atau emak-emak di rumah yang mengubah handuk menjadi bebek atau bunga.

Namun saat ini hal itu sudah jarang kita dapati. Zaman sekarang sudah mencari mudahnya saja, hanya tinggal dimasukkan kotak dan diberi bunga-bunga jadilah sudah. Akan tetapi nilainya tidak ada.

“Hal ini yang membuat saya tergugah untuk menggagas diadakannya pelatihan hantaran ini. Saya khawatir kalau tidak dilakukan pasti akan hilang,” ujar Marlin.

Menurutnya, jika kita melakukan kemudian merangkainya menjadi satu bentuk, maka nilainya sangat luar biasa. Di situ dapat artnya, nilai dari sebuah benda yang kan kita persembahkan untuk besan atau pengantin, kata istri Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) ini.

Marlin meminta agar seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik hingga selesai karena ini ilmu yang luar biasa. Tidak semua orang bisa memberikan ilmu ini.

Selanjutnya kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar, M. Zein menyampaikan, peserta pelatihan merupakan perwakilan dari dua belas kecamatan se kota Batam. Narasumber pelatihan ini sebanyak dua orang, yakni Mira Kharisna dan Evi Julianti. Keduanya berasal dari true beauty, sebut Zein.

“Peserta akan dilatih bagaimana membuat gubahan bunga dari bahan batik Batam dan burung dari bahan songket. Setelah mengikuti pelatihan selama dua hari mulai hari ini sampai besok, peserta diharapkan mampu membuat gubahan hantaran diwilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Sementara Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan tujuan digelarnya pelatihan ini selain dapat menjadi keahlian bagi peserta juga bisa dijadikan usaha untuk menambah pendapatan penghasilan keluarga.

“Dengan mengikuti pelatihan ini setidaknya mereka punya ilmu dan keahlian. Dengan keahlian yang dimiliki, mereka bisa menghasilkan tambahan ekonomi,” pungkasnya. ***
______________
Sumber: Koran Sindo Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.