Keren, Tak Semua Kota Miliki IPAL Terpusat Seperti Batam

Kabar Baik dari Batam

Keren, Tak Semua Kota Miliki IPAL Terpusat Seperti Batam

1 min read

> Dari Ratusan Kota, Baru Belasan yang Sanggup Bangun

WARGA Batam sudah sepantasnya bangga, Badan Pengusahaan Batam kini membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Waste Water Treatment Plant (WWTP) secara terpusat. Tak banyak kota yang dapat keistimewaan ini.

Sebenarnya, Departemen Pekerjaan Umum (PU) sejak 2009 lalu sudah merencanakan membangun banyak IPAL dengan sistem terpusat (terpadu) di lima kota, yakni Makassar, Surabaya, Palembang, Semarang dan Batam.

Dengan demikian terdapat 16 kota di Indonesia yang memiliki IPAL secara terpusat atau terpadu. Sebelumnya, Kota Solo, Denpasar dan juga Banjarmasin adalah beberapa kota yang telah memiliki sistem pengolahan air limbah secara terpusat.

Namun hingga saat ini, jumlah tersebut belum bisa terpenuhi. Buktinya, hingga 2018 kemarin, dari 500 lebih kota-kota yang ada di Indonesia, baru 11 kota besar saja yang memiliki IPAL.

Ini tentu masih memprihatinkan, sebab air limbah merupakan salah satu permasalahan yang ada di Indonesia.

“Waktu saya dari Jakarta, yang saya ketahui instalasi pengolaan air limbah hanya dimiliki 11 kota di Indonesia,” jelas Kepala kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan.

Mengapa IPAL tak mudah dibangun? Jawabnya, investasi untuk membangun IPAL, khususnya yang terpusat sangat mahal. Makanya pemerintah daerah tidak sanggup untuk membangunnya.

Di tahun 2008 saja, biayanya hampir Rp1 triliun untuk setiap IPAL, itupun 90 persen dana berasal dari Pemerintah Pusat.

Padahal IPAL penting sebagai salah satu strategi memenuhi kebutuhan air bersih

“Kita ingin penduduk yang ada di Batam sehat. Kalau airnya tercemar maka kesehatan akan terganggu,” pungkas Binsar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.