Kian Maju Peradaban Kota, Kian Tinggi Kesadaran Pentingnya IPAL

Kabar Baik dari Batam

Kian Maju Peradaban Kota, Kian Tinggi Kesadaran Pentingnya IPAL

2 min read

Ada yang bilang bahwa rasa bangga pada kota Batam yang sudah memiliki Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) atau waste water treatment plant (WWTP), berbanding lurus dengan luasnya wawasan dan pengetahuan warga akan manfaat IPAL itu sendiri.

Teori itu masuk akal, sebab hanya kota-kota maju dengan penduduk yang peduli lingkungan dan kebersihan saja yang paham akan IPAL. Ya, siapa juga yang mau tinggal di lingkungan jorok, kotor, kumuh dan bau?

Wajar saja bila — tak usah jauh-jauh ke Jepang yang sudah lama memiliki IPAL sehingga selokannya bisa didiami ikan– di Indonesia pun warga yang lingkungannya memiliki IPAL merasa nyaman.

Namun membangun IPAL terpusat seperti Batam memang mahal, tak semua bisa, maka itu dari 500 lebih kota di Indonesia hanya 11 saja yang ada.

Namun, banyak alternatif lain. Misalnya dengan membangun IPAL komunal, untuk 60 KK, seperti yang ada di Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur.

Meski memiliki julukan sebagai bersih dan hijau, namun Kota Surabaya masih memiliki sejumlah masalah, termasuk sanitasi. Selain masih banyak warga yang masih belum memiliki jamban, pengolahan sanitasi di kampung juga masih bermasalah.

Oleh sebab itu, sejak 2017 lalu Pemko Surabaya getol membangun instalasi pengelahan alir limbah (IPAL) komunal sekala kecil di kampung-kampung. Pembangunan IPAL komunal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar warga kampung tiddak langsung membuang limbah domestik rumah tangga langsung ke sungai. Melainkan melalui pengolahan sederhana terlebih dahulu.

Banyak lagi contoh lain, warga di kota-kota maju yang mulai sadar pentingnya IPAL untuk meningkatkan standar hidup yang lebih baik, agar bersih, sehat hijau dan asri.
The Green, Healthy & Smart City ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.