Berhasil Tuntaskan Ziarah ke Makam Para Wali, Jefridin: Alhamdulillah…

Kabar Baik dari Batam

 Berhasil Tuntaskan Ziarah ke Makam Para Wali, Jefridin: Alhamdulillah…

2 min read

Guru Sufi terkenal dari Turki, Maulana Jalaluddin Rumi pernah menulis “Tuhan bekerja dengan cara yang misterius”. Inilah yang mungkin dialami Jefridin hari ini.

Betapa tidak, dengan tidak disangka-sangka, di hari Jumat (6/12/2019) yang berkah ini, Sekretaris Daerah Kota Batam tersebut, bisa menuntaskan ziarahnya ke makam para wali penyebar agama Islam di Jawa, atau dikenal dengan Walisongo.

Tempat terakhir yang dikunjungi Jefridin adalah makam Sunan Gunung Jati, Astana, Cirebon, Jawa Barat.

Kunjungan ini dia lakukan usai rapat bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta, terkait pembahasan hasil validasi evaluasi jabatan (Evjab) di Iingkungan lnstansi Pemerintah, Jumat sekitar pukul 10.00 WIB.

“Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah… Saya bersyukur sekali karena diizinkan Allah SWT dapat berziarah ke Makam para Aulia Wali Allah yang terkemuka dan sangat berjasa dalam menanamkan nilai dan ajaran Islam di Tanah Air kita Indonesia tercinta,” ucapnya sembari menitiskan air mata haru usai ziarah.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Rabu (4/12/ 2019), Jefridin berada di Surabaya, Jawa Timur, melaksanakan tugas dari Pemerintah Kota Batam. Di sela-sela kesibukannya ini, dia menyempatkan berziarah ke makam Walisongo.

Rutenya: mulai dari ziarah ke makam Sunan Derajat di Lamongan dan dilanjutkan ke Tuban. Di sini, suami Ketua DWP Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin ini, mengunjungi dua tempat: Makam Ibrahim Asmoro Qondi (Ayahanda Sunan Ampel) di Gisikharjo, dan Makam Sunan Bonang.

Perjalanan berlanjut, ke Kudus, Jawa Tengah. Di sini dia berziarah ke makam Sunan Muria. Selanjutnya ke Kabupaten Demak, ziarah ke makam Sunan Kalijaga.

Masih di Demak, pukul 23.12 WIB, Jefridin sampai di makam Raden Patah, Raja Demak 1 yang berada di kompleks Masjid Demak.

Sampai di sini perjalanan Jefridin terhenti, karena harus kembali ke Batam. Padahal, agar komplet, masih ada satu lagi makam Sunan yang harus diziarahi yakni makam Sunan Gunung Jati di Jawa Barat.

Tanpa disangka, keesokan harinya, Jumat pagi, Jefridin ada undangan rapat di Jakarta. Lagi-lagi tak disangka, rapat ini berlangsung cepat dan lancar. Saat itulah, usai Salat Jumat, mantan tenaga pendidik ini membulatkan tekad, menuntaskan ziarahnya ke makam para Wali, dengan mengunjungi petilasan Sunan Gunung Jati.

“Sungguh luar biasa karamoh para Wali itu. Semoga kita-kita sebagai penerusnya dapat melaksanakan dengan benar dan sungguh-sungguh ajaran Islam di tanah air,” ujarnya.

Jefridin juga berharap, jejak para Wali dapat dijadikan dasar dan teladan dalam mengisi kemerdekaan bangsa. “Keseimbangan hidup di dunia dan akhirat Insya Allah terlaksana sesuai dengan sunnatullah,” jelasnya.

Lalu apa hikmah yang kini didapat Jefridin?

“Setelah menziarahi ke semua Makam Walisongo dan kerabatnya secara pribadi dapat semakin mengenal diri saya yang sesungguhnya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.