Patut Dicontoh, Jurus Camat Batuaji Atasi Banjir

Kabar Baik dari Batam

Patut Dicontoh, Jurus Camat Batuaji Atasi Banjir

2 min read

Pihak Kecamatan Batuaji gencar memperkenalkan program bank sampah kepada masyarakat. Program yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu ini diharapkan mengurangi tonase pembuangan sampah rumah tangga.

Data yang disampaikan pihak kecamatan sebagaimana dilansir Batam Pos, dalam sehari warga kecamatan Batuaji bisa menghasilkan di atas 50 ton sampah rumah tangga.

Jumlah sampah yang cukup banyak ini akan berdampak buruk bagi lingkungan jika masyarakat membuangnya di sembarangan tempat.

Banjir dan persoalan lingkungan sosial lainnya akan jadi masalah serius, jika masyarakat tidak meninggalkan kebiasaan membuang sampah di sembarangan tempat tersebut.

Camat Batuaji Ridwan, mengatakan, melalui program bank sampah ini masyarakat diajak untuk mengola sampah sendiri.

Kata dia, sampah yang bisa didaur ulang dan bernilai ekonomis seperti sampah plastik, kertas dan kaleng, ditampung kemudian di antar ke kantor kelurahan masing-masing.

Di kantor lurah lanjutnya, sampah bernilai ekonomis ini timbang dan menghasilkan uang.

Uang hasil penjualan sampah bahkan bisa dipergunakan untuk membayar iuran BPJS dan membeli emas di pegadaian.

“Nanti setiap warga akan didata dan diberi buku rekening,” jelasnya.

“Nilai jual sampah akan dimasuk ke rekening. Lumayan kalau sudah banyak bisa buat potongan iuran BPJS ataupun membeli emas di Pegadaian,” kata Ridwan lagi.

Selain itu melalui program bank sampah, masyarakat juga diajak mengola sampah basah lain untuk dijadikan kompos.

Kompos ini kata dia, bisa dipergunakan untuk menanam bunga ataupun bercocok tanam di depan rumah.

“Semua jenis sampah yang bisa diolah kembali harus dimanfaatkan,” paparnya.

“Jika ini berjalan dengan baik dan disadari semua masyarakat maka tonase sampah yang diangkut akan berkurang,” kata Ridwan.

Menurutnya, saat ini program bank sampah sudah berjalan dengan baik. Setiap kantor kelurahan menampung paling sedikit 200 kilogram sampah yang diantar warganya.

“Hari ini kelurahan Kibbing dan Buliang masing-masing terima 200 kilogram. Rata-rata segitulah perhari di setiap kantor kelurahan,” ujarnya.

ia berharap, agar persoalan sampah bisa di atasi dengan baik. Sehingga tidak menumpuk di tempat sampah dan memenuhi drainase.

“Yang bisa hasilkan uang kenapa harus dibuang. Bawa saja ke kantor kelurahan masing-masing,” imbau Ridwan. ***
__________
Sumber, artikel dan foto: Batampos.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.