Dan Dan did… Puisi HAM dan Seribu Penari Jogi Buka Kenduri Seni Melayu

Kabar Baik dari Batam

Dan Dan did… Puisi HAM dan Seribu Penari Jogi Buka Kenduri Seni Melayu

2 min read

Makaย adalah pasir
Maka adalah batu
Adalah bayang
Adalah air
Dan ini dan itu dan engkau dan aku: Dan Dan did

Puisi “Dan Dan Did” karya Ibrahim Sattah, yang dibaca Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM), mengoyak hening malam Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2019, di dataran Engku Putri Batam Center, Rabu (11/12/2019) tadi malam.

Berbaju Melayu ungu tua, peci hitam dengan sampin songket warna biru bersulam benang perak, HAM tampak menghayati bait demi bait puisi yang ditulis tahun 1971 itu.

Kaulah itu
Yang membasuh kaki yang membasuh bumi
Yang ada dan tak ada yang hilang tak hilang jauh
tak jauh
Di pasir di batu di bayang di air di sunyi di situ di
sana di sini

Suami Erlita Sari Amsakar ini melanjutkan puisi, napasnya mengalir teratur. Intonasi suaranya pun seteguh karang.

Sesekali tangannya membentang, ada kalanya jemarinya mengembang, sementara jemari lain mengapit secarik kertas putih, puisi sang penyair.

Ekspresif sekali.

Begitulah HAM. Wajar saja bila riuh tepukan mengiring langkahnya saat selesai membaca puisi nan eksotis tersebut.

***

Sebelumnya, seribu siswi sekolah dasar menari jogi. Berpakaian Melayu warna-warni, dipadankan jilbab hitam dengan pemanis bunga di kepala sebelah kanan, mereka tampil bersama Mak Normah, seniman melayu Batam yang kini berusia 80 tahun.

KSM merupakan agenda kebudayaan yang rutin digelar tiap tahun oleh Pemerintah Kota Batam sejak 1999. Seperti beberapa tahun terakhir, KSM ke-21 ini juga dilaksanakan sejalan dengan perayaan Hari Jadi Batam.

Panggung seni yang menghadirkan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri ini diadakan selama tiga hari, Rabu-Jumat (11-13/12/2019).

Malam pembukaan berlangsung meriah. Selain penampilan jogi massal, juga ada tarian Legenda Pulau Putri persembahan dari sanggar tari Kota Batam serta tari sekapur sirih dari Sanggar Wan Sendari binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan KSM tahun ini kembali diikuti peserta dari negara serumpun. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Kazakhstan, hingga Rusia. Juga peserta dari dalam negeri, mulai dari Aceh hingga pulau Jawa.

Pada saat bersamaan, masih dalam rangkaian Hari Jadike 190 Kota Batam, juga diadakan International Batam Expo 2019.

Pameran produk usaha mikro kecil menengah dan ekonomi kreatif ini akan berlangsung hingga 15 Desember di Dataran Engku Putri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright ยฉ Katabatam.com | Newsphere by AF themes.