Jefridin Ikut Jualan di Operasi Pasar TPID

Kabar Baik dari Batam

Jefridin Ikut Jualan di Operasi Pasar TPID

2 min read

“Ayo bapak ibu, cabai lokal Batam Rp37 ribu perkilo. Bawang putih perkilo Rp25 ribu. Jauh dari harga pasar…”

Demikian teriak seorang lelaki paro baya menjajakan bahan kebutuhan pokok murah dari operasi pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bertempat di Fasum Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tangan kanan lelaki tersebut memegang mik, sedangkan yang kiri mencengkram beberapa buah cabai merah keriting.

Kontan saja, ratusan warga yang sejak pagi sudah berkerumun, langsung mendatangi lelaki tersebut.

“Cabai hijau ada?” tanya mereka.

“Cabai hijau ada. Sekilo Rp17 ribu,” jelasnya.

Dialog ini tawar menawar jual beli ini terus terjadi, lelaki itu dengan sabar melayani.

Tapi… Tunggu dulu. Setelah dilihat lebih dekat, ternyata lelaki yang sibuk melayani pembeli tersebut adalah Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin.

Memang sejak pagi dia sudah berada di lokasi pasar ini. “Alhamdulillah saya sangat senang dapat membahagiakan ibu-ibu belanja dengan harga murah di bawah harga pasar,” jelasnya.

Kontan aksi suami Ketua DWP Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin ini, membuat beberapa anak buahnya salah tingkah. Termasuk lurah setempat.

“Bahagia melihat senyum ibu-ibu belanja,” lanjut Jefridin sambil terus melayani pembeli. “Ayo bapak ibu. Murah murah… Ayo ayo ayo…” teriak Ketua Harian TPID Kota Batam ini.

Sesuai jadwal, hari ini memang giliran masyarakat Kecamatan Sagulung, Seibeduk, Batuaji dan Sekupang yang”diguyur” bahan kebutuhan pokok murah dari operasi pasar TPID (lihat foto).

Seperti diketahui, TPID Kota Batam kembali menggelar operasi pasar jelang natal dan tahun baru. Operasi pasar akan digelar di sembilan kecamatan mainland, Rabu-Jumat (11-13/12).

Adapun produk yang dijual itu ada beras Bulog, gula, daging sapi beku, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kentang, sayur mayur, ikan, mentega, tepung, minyak goreng, susu.

“Barang-barang tersebut kita dapat langsung dari distributor,” papar Jefridin.

Ia mengatakan operasi pasar ini sebagai bentuk upaya TPID mengintervensi harga pasar. Sehingga bisa menekan laju inflasi Kota Batam khususnya di akhir tahun. Serta menyediakan komoditas pangan dengan harga distributor kepada masyarakat.

“Semua masyarakat boleh berbelanja di operasi pasar TPID ini. Tidak ada pakai kupon,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.