Bersama HAM, BPOM Gandeng Pramuka Jaga Mutu Obat dan Makanan

Kabar Baik dari Batam

Bersama HAM, BPOM Gandeng Pramuka Jaga Mutu Obat dan Makanan

2 min read

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam menggelar acara Komunikasi, Informasi dan Edukasi bagi Anggota Pramuka Kwarcab Batam, Senin (23/12/2019) di Asrama Haji.

Kepala BPOM Batam, Yosef Dwi Irwan mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata tentang pentingnya arti obat dan makanan yang aman dan bergizi.

Katanya, untuk mewujudkan obat dan makanan yang aman bergizi tidak bisa hanya dilakukan oleh BPOM sendiri, melainkan seluruh stake holder termasuk gerakan Pramuka.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) yang juga Kepala Kwartir Cabang Pramuka Kota Batam dan diikuti 250 anggota Pramuka.

“Pagi ini merupakan wujud nyata bahwa pemerintah, lembaga dan Pemerintah Kota bersinergi untuk mewujudkan obat dan makanan yang aman bergizi. Bicara soal obat dan makanan yang aman bergizi tentu bicara aspek kesehatan, ketahanan nasional dan daya saing,” tutur Yosef dalam sambutannya.

Mewujdukan generasi emas menurutnya harus didukung dengan obat dan makanan yang aman dan bergizi. Karena generasi muda merupakan aset bangsa yang akan meneruskan pembangunan sehingga harus mampu berdaya saing.

Jika asupan yang diberikan aman dan bergizi tentu akan menghasilkan generasi yang bermutu.

“Gerakan Pramuka merupakan gerakan srategis yang harus digandeng dan ikut secara aktif bagaimana mewujudkan ketersediaan pangan sehat dan bergizi. Menjadi poin penting bagi kami, BPOM memberdayakan Pramuka. Karena Pramuka ini merupakan gerakan aktif untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang makanan yang aman dan bergizi,” paparnya.

Ke depan menurutnya BPOM akan membentuk satuan karya pramuka (Saka) pengawas obat dan makanan dengan menggalang Kwarda di tingkat Kwarcab.

Akan ada tiga satuan kerja yang akan dilakukan yakni pengawasan obat dan makanan, penyebaran oban dan makanan serta pengujian obat dan makanan.

Harapannya, dengan terbentuknya Saka ini maka ketersediaan obat dan makanan bergizi dapat diwujudkan. Yosef juga mengingatkan agar anggota Pramuka dapat menyaring informasi yang diterima.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini sehingga banyak obat dan makanan yang dijual secara bebas dengan sistem online. Untuk itu harus dipastikan obat, kosmetik, suplemen dan makanan yang dijual terdaftar di BPOM. Dan kedekata Batam dengan Negara tetangga menurutnya berpotensi masuknya obat-obatan secara illegal.

“Tanpa peran aktif dari kita semua tentunya untuk menjaga masuknya obat illegal masuk akan sulit. Dengan komitmen bersama tentu obat yang beredar di Batam terjamin mutu, kesehatan gizi dan keamanannya,” katanya mengakhiri. ***
———-
Sumber: Humas Pemko Batam
Foto: Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad saat membuka acara Komunikasi, Informasi dan Edukasi bagi Anggota Pramuka Kwarcab Batam, Senin (23/12/2019) di Asrama Haji Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.