Begini Proses Kejadian Gerhana Matahari Cincin di Batam, Catat Waktunya

Kabar Baik dari Batam

Begini Proses Kejadian Gerhana Matahari Cincin di Batam, Catat Waktunya

2 min read

> Himpunan Astronomi Amatir Jakarta Gelar Workshop bersama Disbudpar

Fenomena astronomi di Batam berupa gerhana matahari cincin, Kamis (26/12/2019) lusa, menarik perhatian Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), datang untuk mengamati peristiwa yang hanya terjadi sekali dalam 350 tahun itu.

Ketua ekspedisi gerhana matahari cincin Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), Muhammad Rayhan mengatakan, Batam dipilih karena peluang keterlihatan cukup tinggi. Dari segi cuaca juga cukup memungkinkan untuk dilakukan pengamatan.

“Untuk di Batam kita bagi menjadi dua tim. Di Dataran Engku Putri dan di arah selatan Pulau Rempang. Jalur sentralnya di Pulau Rempang. Jadi nanti cincinnya simetris, karena bulan tepat ada di tengah,” papar Rayhan usai pembukaan Workshop Astronomi dan Gerhana Matahari Cincin, Selasa (24/12/2019).

Workshop yang dilaksanakan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam tersebut, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.

Pendaftaran dilakukan secara daring sejak beberapa waktu lalu. “Ternyata peminatnya cukup ramai. Mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja, masyarakat umum, hingga ibu rumah tangga,” jelasnya.

Mengapa? Sebagai klub astronomi yang berbasis di Jakarta, HAAJ, kata Rayhan, selalu mengikuti, mengamati, dan mengabadikan fenomena astronomi.

Tak berhenti di situ, ketika datang ke suatu daerah, mereka juga kerap mengajak masyarakat untuk mengenal astronomi melalui seminar dan edukasi lainnya.

“Kita juga membagi ilmu dan sharing tentang gerhana tersebut. Apa itu gerhana, bagaimana cara mengamatinya, hingga bagaimana cara memotret untuk mengabadikannya?” kata dia.

Adapun Workshop dibagi menjadi dua sesi. Pertama tentang gerhana secara umum, kedua tentang cara mengamati yang aman dan cara memotret, terakhir akan dilakukan praktik cara mengamati matahari dengan teleskop berfilter khusus di lapangan parkir.

Menurut Rayhan, HAAJ membawa empat teleskop ke Batam. Keempatnya akan digunakan untuk latihan. Namun saat pengamatan di tanggal 26 Desember nanti akan digunakan tiga teleskop saja.

Total waktu gerhana mulai dari awal sampai akhir itu 4 jam kurang 10 menit. Mulainya pukul 10.42, disusul kemudian bulan menutup matahari pukul 13.00, tapi karena bulan lebih kecil maka meninggalkan sisa matahari yang membuatnya jadi cincin dan berakhir di 14.30.

“Puncaknya itu sekitar 3 menit untuk fase cincin terjadi,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.