Permegah Masjid Sultan, HMR Akan Tambah Lima Menara Setinggi 77 Meter

Kabar Baik dari Batam

Permegah Masjid Sultan, HMR Akan Tambah Lima Menara Setinggi 77 Meter

2 min read

KEMEGAHAN Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam membuat siapa saja berdecak kagum. Di tahun 2020 masjid berlapis marmer tersebut akan diperindah dengan lima menara tambahan.

Hal ini dijelaskan pendiri “istana putih” tersebut, Walikota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) saat memberi sambutan di depan puluhan ribu masyarakat Batam yang menghadiri acara Indonesia Bertasbih, bersama Ustad Abdul Somad, di Masjid Sultan, Selasa (31/12/2019) malam.

HMR menyampaikan rencana lanjutan pembangunan masjid terbesar di Sumatera tersebut pada tahun 2020 yang akan datang, berupa pembangunan 5 menara setinggi 77 meter.

“Nantinya juga akan melengkapi Masjid Sultan dengan penyejuk udara dan karpet yang akan membuat masyarakat menjadi lebih nyaman beribadah,” jelasnya.

Sekadar menyegarkan lagi ingatan kita, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diresmikan dan dibuka untuk umum oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) pada Jumat, 20 September 2019 lalu.

Berdasarkan data dari kontraktor PT Adhi Karya, masjid ini merupakan terbesar di Sumatra dan terbesar nomor 4 di Indonesia yang dapat menampung lebih dari 25 ribu jemaah.

Masjid ini didesain perpaduan ornamen kubah khas Turki, dipadu dengan 8 membran atau payung yang mengadopsi masjid Nabawi Madinah, dan paduan warna warna Kuning, dan hijau di dalam kubah yang menjadi ciri Melayu.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memiliki kubah utama terbesar di Indonesia, bentangannya mencapai 63 meter, yang menutupi ruang salat utama.

“Menara utamanya setinggi 99 meter yang mengambil makna filosofis Asmaul Husna dan memiliki 21 lantai dan menara pandang dengan tinggi 64,5 meter,” kata HMR saat itu.

HMR berharap keberadaan masjid Sultan Mahmud Riayat Syah tidak hanya sebagai tempat ibadah saja. Tapi juga dapat menjadi destinasi pariwisata religi di Batam. Terlebih lagi Batam selama ini merupakan pintu masuk wisatawan mencanegara ke Indonesia.

Sultan Mahmud Riayat Syah sendiri merupakan pahlawan asal Kepulauan Riau, semasa hidupnya sangat disegani di tanah Melayu.

Dia adalah pemimpin kesultanan Riau-Lingga-Johor-Pahang. Dilantik menjadi sultan diusia yang sangat belia saat itu masih usia dua tahun di tahun 1761.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.