Istighosah Bersama Al-Habib Muhammad Syahab, Jefridin Ajak Perkuat Persatuan

Kabar Baik dari Batam

Istighosah Bersama Al-Habib Muhammad Syahab, Jefridin Ajak Perkuat Persatuan

2 min read

Masyarakat Batam, khususnya kaum Muslimin diajak untuk memegang teguh Hablumminallah dan Hablumminannas secara seimbang. Dengan demikian, persatuan akan terjalin kuat.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat mewakili Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) membuka Tabligh Akhbar Jemaah Istighosah Batam bersama Al-Habib Muhammad Syahab di Masjid Al-Fudhola, Bengkong Permai, Sabtu (11/1/2020), pukul 12.30.

Sebelum ke masjid yang berada di dekat komplek sekolah Nurul Jadid itu, Jefridin yang saat itu mengenakan pakaian putih hitam, terlebih dahulu berkumpul di kediaman tokoh masyarakat Bengkong, Datuk H Khairul Saleh, selaku penggagas acara ini.

Di rumah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam tersebut, juga ada Al-Habib Muhammad Syahab, Camat Bengkong Fairuz Batubara, dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Tampak, Khairul Saleh, yang juga pendiri pondok pesantren Al Barkah di Dapur 12 dan Seipanas, serta Yayasan Nurul Jadid yang merupakan pusat pendidikan SD, SMP, dan SMA di Bengkong, menyambut tetamunya dengan ramah.

Selanjutnya, pengusaha kapal yang aktif di Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Batam tersebut, mengantar tetamunya menuju masjid Al-Fudhola yang berada sekitar 200 meter dari kediamannya dengan berjalan kaki.

Setibanya di masjid yang didirikan lebih 20 tahun lalu, Jefridin diminta memberi sambutan mewakili Walikota HMR.

Kepada jemaah istighosah, Jefridin menjelaskan bahwa setiap ibadah yang diperintahkan Allah memiliki dimensi untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara seimbang.

“Hubungan vertikal yaitu hubungan ubudiyah kita kepada Allah (Hablumminallah), sedangkan hubungan horizontal adalah hubungan muamalah kita kepada sesama muslim dan makhluk Allah lainnya (Hablumminannas),” jelasnya.

Hal ini lanjut suami Hj Hariyanti Jefridin tersebut, yang menjadi salah satu karakteristik utama masyarakat Islam di masa Rasulullah SAW, yakni adanya iman dan taqwa yang kuat kepada Allah SWT, sejalan dan berbanding lurus dengan terciptanya ukhuwah Islamiyah dengan sesama Muslim.

“Sehingga lahirnya persatuan umat Islam yang kuat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.