Antisipasi Virus Corona, Waspada Wajib, Panik Jangan

Kabar Baik dari Batam

Antisipasi Virus Corona, Waspada Wajib, Panik Jangan

2 min read

WALIKOTA Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) sudah memerintahkan para Direktur Pelabuhan agar Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) perketat pengawasan, seiring merebaknya virus Corona dari Wuhan, China ini.

Instruksi ini telah disampaikan HMR beberapa hari lalu. Bahkan sejak awal pekan lalu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam bersama Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) juga sudah meningkatkan pengawasan di sejumlah pintu masuk, baik pelabuhan maupun bandara.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KKP untuk melakukan pencegahan di sejumlah pintu masuk wisatawan mancanegara.

Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah yaitu memasang alat untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang baru tiba di pelabuhan internasional dan Bandara Internasional Hang Nadim.

“Thermal scanner sudah terpasang di Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Harbour Bay, Pelabuhan Batam Centre, dan Pelabuhan Internasional Sekupang,” ujarnya, Rabu (22/1/2020).

Penumpang yang datang dari Singapura menuju Batam akan melewati mesin scan suhu tubuh ini. Pada layar mesin, setiap penumpang yang melewati area kedatangan akan terdeteksi suhu tubuh mereka.

Menurut petugas, suhu tubuh dengan angka 38 derajat celcius akan dibawa ke ruangan untuk diperiksa lebih lanjut.

Kemudian untuk Pelabuhan Nongsa dan Marina tidak dipasang thermal scanner, karena tidak memungkinkan. Namun pihaknya mengaku sudah meminta kepada petugas KKP untuk menyiapkan thermometer digital (manual), sehingga pengawasan tetap dilakukan.

“Jadi kami memang sudah melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini agar bisa terdeteksi secepatnya jika virus ini masuk ke Batam,” katanya.

Tak hanya itu, Didi juga mengingatkan jajaran di bawahnya, terutama Kepala Puskesmas untuk siaga virus corona.

Ia juga telah memberikan pemahaman tentang virus yang sedang marak ini kepada petugas medis di puskesmas-puskesmas.

“Setiap ada kejadian kita selalu komunikasikan lewat WA (whatsapp). Termasuk soal virus corona ini langsung saya infokan ke kepala-kepala Puskesmas. Supaya pahami gejala dan penanganan awalnya,” tutur Didi di Batam Centre, Kamis (23/1/2020).

Pihak puskesmas diminta untuk siaga apabila menemukan pasien dengan gejala serupa dengan penyakit yang menyerang pernapasan ini. Jika ada, puskesmas segera koordinasi dengan rumah sakit yang telah ditunjuk.

Adapun rumah sakit rujukan untuk merawat pasien yang diduga tertular virus corona adalah RSUD Embung Fatimah dan RSBP Batam. Didi mengatakan ruang isolasi dua rumah sakit ini sudah memadai untuk penanganan virus tersebut.

“Jika ada pasien yang demam dan ada riwayat dari jalan jauh, maka kami sarankan untuk dirujuk ke rumah sakit. Untuk saat ini RSUD dan RSBP saja,” ungkapnya.

Didi berharap masyarakat Batam tidak terlalu panik meski wajib tetap waspada. Terutama apabila mengalami gejala demam, dan batuk disertai kesulitan bernapas, agar segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

Upaya pencegahan juga penting. Yakni dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun. Bilas setidaknya 20 detik, kemudian keringkan dengan handuk.

“Dan yang paling penting itu, hindari pasar peternakan serta kontak dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran pernafasan,” pesannya. ***
____________
Sumber: Media Center Pemko Batam
Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.