Demi Anak Sekolah, Warga Dahulukan Usulan Perbaikan Jembatan di Musrenbang Tanjungbuntung

Kabar Baik dari Batam

Demi Anak Sekolah, Warga Dahulukan Usulan Perbaikan Jembatan di Musrenbang Tanjungbuntung

2 min read

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) saat membuka Musrenbang Kecamatan Tanjungbuntung.

WARGA Kelurahan Tanjungbuntung Kecamatan Bengkong mengusulkan perbaikan jembatan sebagai kegiatan prioritas. Hal ini disampaikan Lurah Tanjungbuntung, Hardiansyah pada musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

Perbaikan jembatan tersebut merupakan satu dari 147 usulan percepatan infrastruktur kelurahan (PIK) dan non PIK pada musrenbang Kelurahan Tanjungbuntung yang dilaksanakan dalam rangkaian penyusunan rencana kerja Pemerintah Kota Batam tahun anggaran 2021.

“Setelah dibahas, kami sepakat prioritas pertamanya adalah jembatan. Ada dua sekolah di sana, dimana banyak anak-anak yang lalu lalang. Kondisi batu miring drainase di bawahnya sudah ambruk, sehingga jika tak segera ditindaklanjuti, kami khawatir akan robuh,” kata Hardiansyah saat musrenbang di Hotel Golden View, Selasa (28/1/2020).

Pada kesempatan tersebut, ia juga melaporkan tentang progres pemasangan lampu penerangan jalan umum tenaga surya yang sudah memasuki tahap pengecoran tiang.

“Dari 700 titik, sebanyak 297 titik dijadwalkan selesai pada akhir Februari yaitu di RW 1-7. Sedangkan sisanya 403 titik akan dilaksanakan kemudian untuk RW 8-19,” paparnya.

Masyarakat Tanjungbuntung juga berencana membangun taman wisata keluarga, yaitu dengan membangun Taman di Union yang awalnya dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh masyarakat.

“Insya Allah di akhir Februari taman di Union yang terkenal sampahnya itu sudah bersih dan menjadi taman wisata bagi keluarga untuk berekreasi,” ujar Hardiansyah.

Sementara itu Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) meminta warga menyusun skala prioritas dalam mengusulkan kegiatan mengingat keterbatasan anggaran pemerintah.

“Apa yang Bapak Ibu usulkan tentu tidak dapat dipenuhi seluruhnya. Susunlah prioritas kelurahan yang nantinya akan diajukan pada musrenbang tingkat kecamatan,” tutur suami Marlin Agustina (HMA).

HMR yang digelar media Batam sebagai “Walikota Inovatif” ini menjelaskan, program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan saat ini adalah untuk mendukung perkembangan pariwisata. Tapi tidak berarti meninggalkan sektor lainnya terutama industri.

“Bukan menghilangkan kota industri, tapi sambil menunggu industri bangkit, kita coba arahkan ke sektor wisata. Alhamdulillah skenario ini dapat berjalan baik, dari 1,4 juta Wisman di tahun 2018 sekarang sudah mencapai lebih dari 2 juta kunjungan wisata ke Batam,” terangnya.

Ikut mendampingi HMR dalam acara ini, Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad. ***
______________
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.