Setujui Renovasi Gedung Serbaguna, HAM Minta Pertahankan Identitas Melayu

Kabar Baik dari Batam

Setujui Renovasi Gedung Serbaguna, HAM Minta Pertahankan Identitas Melayu

2 min read

Wakil Walikota Batam H Amasakar Achmad (HAM) didampingi Camat Belakangpadang Yudi Admajianto (kanan), saat meninjau rumah panggung di Pulau Pemping, Belakangpadang, Jumat (31/1/2020).

WAKIL Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM), menerima usulan perbaikan Gedung Serba Guna Kelurahan Pemping, Belakangpadang.

Usulan tersebut disampaikan warga Kelurahan Pemping dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, Jumat (31/1/2020).

“Usulan dari masyarakat harus betul-betul jadi prioritas utama. Untuk gedung balai pertemuan, pada saat direnovasi saya harap jangan sampai melepaskan nilai-nilai lokal budaya Melayu,” kata Amsakar.

Nuansa Melayu ini pada bagian atap gedung berupa tunjuk langit yang merupakan salah satu ornamen Melayu.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan berusaha memasukkan perbaikan gedung serba guna ini dalam Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

“Tadi saya sudah panggil dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam. Beliau mengatakan kalau terkejar di APBD Perubahan kita usahakan, kalau tidak kita usulkan di APBD Murni tahun 2021 mendatang,” terang suami Hj Erlita Sari Amsakar ini.

Ia meminta perbaikan gedung serba guna ini dimasukkan dalam rencana kerja OPD. Ia berharap renovasi segera direncanakan perbaikannya sehingga warga kelurahan Pemping mempunyai tempat untuk melaksanakan kegiatan tingkat kelurahan.

“Saya minta masukan di Renja OPD, jangan sampai lepas lagi. Karena memang sudah rasa mendesak bertahun-tahun selalu muncul usulan balai pertemuan di renovasi,” ucapnya.

Gedung serba guna ini nantinya akan difungsikan sebagai tempat pelaksanaan agenda kelurahan. Warga boleh juga menggunakannya untuk berbagai kegiatan seperti kegiatan RT, RW, serta untuk musyawarah dan posyandu.

“Gedungnya multifungsi, maka perlu diadakannya renovasi,” tegasnya.

Menurutnya kondisi kerusakan mencapai 45 persen dan dengan biaya perbaikannya berkisar Rp 150 juta sudah selesai. Adapun yang diperbaiki atap gedung, plafon, kusen, pintu, jendela, kaca, dan toilet.

“Bukan pekerjaan yang berat, muda-mudahan cepat selesai,” ujarnya. ***
______
Sumber: Koran Sindo Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.