Lantik Mabiran Batamkota, Jefridin Papar Keuntungan jadi Anggota Pramuka

Kabar Baik dari Batam

Lantik Mabiran Batamkota, Jefridin Papar Keuntungan jadi Anggota Pramuka

2 min read

KETUA Harian Kwartir Cabang Pramuka Batam H Jefridin melantik Aditya Guntur Nugraha sebagai Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Pramuka Batamkota. Aditya yang juga Camat Batamkota ini dilantik di Hotel Sydney, Batamcentre, Minggu (9/2/2020).

KETUA Harian Kwartir Cabang Pramuka Batam H Jefridin melantik Aditya Guntur Nugraha sebagai Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Pramuka Batamkota. Aditya yang juga Camat Batamkota ini dilantik di Hotel Sydney, Batamcentre, Minggu (9/2/2020).

Dalam sambutannya, Jefridin yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam ini, menyampaikan betapa beruntungnya jadi anggota Pramuka. Di antaranya, punya banyak kakak dan adik. Termasuk di luar negeri.

“Itulah mengapa meski saya sudah berada di puncak karir PNS sebagai Sekda,   tapi tetap aktif sebagai Pramuka,” aku suami Hj Hariyanti Jefridin ini.

Saking cintanya, sehingga istri dan anak Jefridin juga aktif dalam kepengurusan Pramuka. Bahkan putri sulungnya, Melgie waktu SMP pernah mewakili Indonesia pada Jambore Dunia di Swedia tahun 2011 yang dilepas Presiden SBY.

Kepada anggota Pramuka yang hadir, Jefridin sempat melempar kuis: mengapa tunas kelapa jadi lambang Pramuka? Kenapa bukan pohon jengkol? Yang bisa jawab dapat Rp200 ribu,” tanyanya.

Spontan adik-adik Pramuka yang hadir langsung berebut menjawabnya. Jawaban yang benar langsung dapat hadiah.

Jefridin pun menjelaskan, filosofi tunas kelapa, lambang Pramuka yang diciptakan oleh Soehardjo Admodipura sejak 1961 lalu.

Kelapa sebagai satu-satunya tumbuhan di Indonesia yang bisa hidup dimana saja. Tak hanya di tanah, digantung pun bisa hidup

“Maknanya, Pramuka harus seperti itu. Harus mampu menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga,” jelas aktivis kampus tersebut.

Filosofi lain kenapa tunas kelapa dijadikan lambang Pramuka, menurut mantan guru Bahasa Indonesia ini, karena satu-satunya tumbuhan yang bisa dimanfaatkan mulai pucuk hingga ke akar.

“Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan Tanah Air, bangsa, dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia,” jelasnya.

Tak lupa di akhir sambutannya, Jefridin mendoakan semua anggota Pramuka di Kota Batam. “Semoga kita semua menjadi Pramuka sejati yang berguna bagi bangsa, negara dan daerah kita masing-masing,” harapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.