Mengenal Masjid Dimaukom, Filipina: Masjid Pink, Lambang Cinta dalam Keberagaman

Kabar Baik dari Batam

Mengenal Masjid Dimaukom, Filipina: Masjid Pink, Lambang Cinta dalam Keberagaman

2 min read

CINTA, kasih sayang, dan bersama dalam keberagaman, itulah simbol dari masjid yang unik ini. Jika biasanya kita melihat masjid berwarna natural, namun berbeda dengan Masjid nyentrik ini.

Namanya Masjid Dimaukom. Masjid yang dicat warna pink nan mencolok ini menjadi pusat perhatian masyarakat dan wisatawan yang datang.

Berlokasi di Kota Datu Saudi Ampatuan, Provinsi Maguindanao, Filipina Selatan, Masjid Dimaukom telah menjadi ikon sekaligus tempat wisata religi daerah tersebut. Bagaimana tidak, warna merah muda yang mendominasi seluruh bangunan masjid itu menjadi pemandangan indah bagi siapa saja yang melihatnya.

SEJARAH
Masjid Dimaukom pertama kali dibangun pada tahun 2011 atas perintah Walikota Datu Saudi Ampatuan yaitu Samsodin Dimaukom. Nama masjid Dimaukom sendiri diambil dari nama sang walikota. Pembangunan masjid pink ini dilakukan selama dua tahun hingga akhirnya dibuka untuk umum pada tahun 2013.

Meski sudah dibuka sejak bulan Ramadan pada tahun 2013, namun masjid pink ini baru popular belakangan ini di kalangan para wisatawan mancanegara. Tidak sedikit umat Muslim yang datang untuk mengagumi keindahannya dan beribadah di sana.

Selain karena merupakan warna favorit sang walikota dan istrinya, pemilihan warna pink diambil karena menurut sang walikota, warna pink melambangkan kedamaian dan cinta. Cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, dan juga cinta kepada negara.

ARSITEKTUR
Bagunan Masjid Dimaukom secara keseluruhan berwarna pink yang mencolok.

Tidak hanya itu, bangunan di sekitar masjid seperti kantor polisi dan pasar juga dicat dengan warna serupa. Bahkan siapapun yang datang ke sini harus berpakaian pink. Tak hanya para murid yang belajar mengaji di masjid ini yang harus berpakaian pink, namun para wisatawan yang datang juga harus berpakaian pink.
.
Untuk dapat mengunjungi dan melihat Masjid yang unik ini, pengunjung bisa naik Husky Bus atau jeep dari Cotabato dan Santos City. Dibutuhkan waktu satu hingga tiga jam untuk menuju Masjid Dimaukom. ***
____________
Sumber: gomuslim.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.