Live di Batam TV, HMR Ingin Terus Didampingi KPK dalam Membangun Batam

Kabar Baik dari Batam

Live di Batam TV, HMR Ingin Terus Didampingi KPK dalam Membangun Batam

2 min read

ANCHOR Batam TV Sylvanny Syafruddin, mengajak selfie Walikota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar, saat live di acara Dialog Khusus Batam TV, bertajuk Efektivitas Upaya Pencegahan Korupsi di Provinsi Kepri, Senin (24/2/2020) sore.

>> Wakil Ketua KPK Puji Perubahan Batam

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendampinginya, dalam hal ini Pemko Batam dalam membangun kota ini ke depan.

Hal ini disampaikan HMR kepada Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar, saat live di acara Dialog Khusus Batam TV, bertajuk Efektivitas Upaya Pencegahan Korupsi di Provinsi Kepri, Senin (24/2/2020) sore.

“Batam butuh bantuan pendampingan KPK sampai menjadi kota Madani dan modern,” ujarnya di acara yang dipandu anchor Sylvanny Syafruddin, tersebut.

Menurut HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini, perlu waktu 5-10 tahun ke depan agar Batam benar-benar berubah.

“Saya punya niat itu saja: Batam berubah. Antara BP Batam dan Pemko Batam benar-benar menyatu, baru (pendampingan KPK) dilepas,” jelasnya.

Suami Hj Marlin Agustina ini sedikit mengurai ke belakang, bahwa Batam dibangun oleh BJ Habibie untuk menyaingi Singapura.

Namun setelah 47 tahun, jangankan dengan Singapura, dengan Johor saja masih jauh.

“Saya punya impian, tak lama lagi Batam bisa berubah. Saya tidak akan bilang seperti Singapura, karena itu negara. Bisa setara Johor saja sudah hebat sekali. Dan saya yakin ini bisa,” tegasnya.

Untuk itulah pembangunan Batam harus dikebut. Apalagi sejak menjadi walikota, HMR telah menaikkan remunerasi pegawai Pemko Batam hingga tertinggi di Kepulauan Riau.

“Tapi dengan catatan, saya bilang, ‘Saya bisa beri Anda lebih, tapi kerja Anda harus lebih dan betul.’ Nyatanya (hal ini) bisa jalan,” jelasnya.

Apalagi sekarang dengan penyatuan kepemimpinan antara Pemko dan BP Batam, sehingga hal (pembangunan) yang dulu sering terhambat bisa diselesaikan dengan smart. “Hanya solusi yang diambil,” tegasnya.

Namun, sekali lagi, HMR terus berharap agar KPK selalu mendampingi. “Terima kasih. Terima kasih betul KPK hadir bisa bantu saya. Bantu kami terus. Nanti baru dilepas,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Lili Pintauli Siregar, menyambut baik yang disampaikan HMR. Apalagi dia sudah melihat langsung semua yang direncanakan HMR, banyak terealisasi.

“Saya melihat Batam saat ini sudah banyak berubah. Beda dengan beberapa waktu sebelumnya. Jalanan masih sempit-sempit,” jelasnya.

Dia juga menilai keputusan Presiden Joko Widodo menyatukan kepemimpinan BP Batam dan Pemko Batam sangat baik sekali.

Sebab, dualisme kepemimpinan yang selama ini ada membuat pembangunan Batam tidak maksimal, demikian juga investasi.

“Kini konflik bisa diminimalisir dan lebih efektif bekerja. Hanya dengan satu pimpinan dua hal bisa terselesaikan. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui,” ujarnya.

Terkait pendampingan, wanita berjilbab ini menyebut ke depan akan bisa lebih intens lagi. Sebab saat ini KPK akan menambah jumlah personel.

“Sehingga bisa sebulan sekali, dengan menggunakan sistem elektronik. Sebab KPK tak boleh membuka kantor perwakilan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.