Dubes Denmark Bawa Dua Walikota Bertemu HAM, Pilih Batam dalam Program Lingkungan

Kabar Baik dari Batam

Dubes Denmark Bawa Dua Walikota Bertemu HAM, Pilih Batam dalam Program Lingkungan

2 min read

WAKIL Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) mendapat tamu istimewa, Kamis (27/2/2020). Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia bertandang membawa dua walikota dari negeri HC Andersen tersebut.

Yang lebih menggembirakan, tetamu dari Eropa tersebut memilih Batam dalam program Sustainable Island Initiative (SII) atau bidang lingkungan hidup berkelanjutan.

Sebelumnya, program serupa sudah dilakukan antara Pemerintah Denmark dengan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Pulau Lombok.

“Pada prinsipnya Pemko Batam sangat welcome dan merasa terhormat terpilih sebagai salah satu pulau dalam program Sustainable Island Initiative bersama Pulau Lombok,” ujar HAM.

Kegiatan ini dilatarbelakangi atas surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya, perihal undangan pembahasan pengusulan Batam menjadi lokasi kedua pelaksanaan proyek Sustainable Island Initiative, setelah Lombok, NTB.

Program SII ini bertujuan meningkatkan kapasitas regional dalam mengimplementasikan solusi lingkungan hijau dan berkelanjutan, khususnya daerah kepulauan di sektor energi dan manajemen limbah padat atau sampah.

“Tentunya merupakan kebanggaan bahwa Batam menjadi pilihan program SII ini,” ujar HAM.

Suami Hj Erlita Sari Amsakar ini berharap mendapatkan manfaat sebesar besarnya bagi upaya pengelolaan sampah dan terus menjadikan Batam bersih dan asri, sehingga visi kota Batam menjadi salah satu kota destinasi wisata Indonesia dapat terwujud

“Dengan dukungan kita semua. Diharapkan semua lingkungan Batam bebas dari sampah, baik di jalan, pemukiman, pertokoan, sungai dan laut Batam bebas dari sampah,” harapnya.

Dengan jumlah penduduk saat ini mencapai 1,2 juta jiwa, tentunya akan memberikan tekanan terhadap lingkungan hidup, salah satunya tekanan dari timbulan sampah yang di hasilkan.

Volume timbulan sampah mencapai 1.000 ton sehari dan hampir 80 persen berakhir pengelolaan nya di TPA Telaga punggur dengan metode control landfill. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.