Februari Titik Kritis Air di Batam

Kabar Baik dari Batam

Februari Titik Kritis Air di Batam

1 min read

BATAM sudah lama dikenal sebagai kota yang mengandalkan kebutuhannya air bakunya dari air tadah hujan.

Air hujan itulah yang ditampung di dam-dam sebelum kemudian diolah jadi air bersih. Sehingga hujan sangatlah penting bagi Batam.

Namun, tahukah Anda, bahwa Februari yang baru saja berlalu ini adalah bulan dengan curah hujan terendah selama 2019. Bulan itu, hanya 5 hari Batam diguyur hujan.

Tahun Februari 2020 ini, juga menjadi bulan paling kritis. Hujan turun lebih sedikit lagi.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam I Wayan Mustika mengatakan perkiraan pihaknya curah hujan pada Februari lebih sedikit jika dibandingkan bulan lainnya di tahun 2020.

Curah hujan di wilayah Batam hanya mencapai 50 mm sampai 100 mm yang biasanya rata-rata 150 mm.

Hanya saja ada beberapa upaya yang memang memungkinkan bisa dilakukan untuk membuat hujan buatan. Tapi hal itu juga sangat tergantung dengan kondisi awan yang ada.

Namun, berdasarkan perkiraan bulan Maret dan April diperkirakan curah hujan sudah kembali normal.

”Sebenarnya kelembaban udara di Kepri cukup bagus, karena kan memang banyak laut. Hanya bulan Februari saja yang curah hujannya rendah,” katanya. ***
___
Sumber:Batam dalam Angka 2020 dan batamnews.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.