Kisah HMR dan Baju Adat Jawa yang Dikenakannya

Kabar Baik dari Batam

Kisah HMR dan Baju Adat Jawa yang Dikenakannya

1 min read

SELAMA dua hari, Walikota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) tampil dengan pakaian adat Jawa lengkap. Bagaimana rasanya?

HMR yang berdarah Melayu, memakai busana adiluhung tersebut untuk mendampingi pernikahan putra sulungnya, Randi Zulmariadi (Randi) dengan dara asal Yogyakarta, Intan Paramita Sari (Mita).

Pakaian adat Jawa nuansa hijau dikenakan HMR saat acara pernikahan kedua mempelai, Jumat (6/3/2020) pukul 09.50 pagi, di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta.

Disambung, Sabtu (7/3/2020) pukul 19.00 – 21.00 WIB pada acara resepsi di The Kasultanan Ballroom, Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta. Kali ini pakaian adat Jawa nuansa hitam dan kuning emas.

Saat itu, HMR tampak memakai atasan berupa baju khas, semacam jas dengan kerah berdiri. Sedangkan bawahan berupa kain batik. Tentu saja dilengkapi ikat pinggang, topi blangkon, sandal selop hingga keris yang terselip di belakang.

“Sungguh sebuah kehormatan yang luar biasa,” jelasnya saat ditanya bagaimana rasanya memakai baju khas keraton Yogyakarta tersebut.

Menurut HMR yang ditemui di sela-sela resepsi pernikahan Randi-Mita di The Kasultanan Ballroom, Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Sabtu (7/3/2020), dirinya tak ada kesulitan untuk beradaptasi dengan busana ini.

“Cuma sandalnya yang bikin saya agak sulit melangkah. Mungkin karena belum terbiasa,” jelasnya sambil memperhatikan sandal selop kulit warna hitam yang dipakainya.

Meski demikian, HMR mengaku sangat bahagia kini menjadi bagian dari keluarga besar orang Jawa.

“Sendiko dawuh, kanjeng…” canda kami. Dia pun tertawa kecil. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.