HMR Beri Kuliah 151 Perwira Siswa Seskoau: Kupas Perkembangan Batam sejak Era Habibie

Kabar Baik dari Batam

HMR Beri Kuliah 151 Perwira Siswa Seskoau: Kupas Perkembangan Batam sejak Era Habibie

2 min read

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) memberi kuliah 151 Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Pasis Seskoau) angkatan-57 di Kantor Walikota Batam, Kamis (12/3/2020).

BATAM adalah pulau kecil, rumah bersama dari 1,3 juta penduduk. Semua suku dan agama ada di sini. Namun semua kompak bersatu dalam bingkai Pancasila.

Demikian inti penyampaian Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) kepada 151 Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Pasis Seskoau) angkatan-57, saat mengikuti kuliah kerja manajemen di Kantor Walikota Batam, Kamis (12/3/2020).

Ke 151 orang tersebut terdiri dari Pasis Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Polri, dan lima peserta dari negara sahabat.

“Batam adalah pulau kecil yang dibangun Pak Habibie (Baharuddin Jusuf Habibie). Dibanding zaman Pak Habibie memang sudah berubah,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tahun 1975 BJ Habibie yang akhirnya jadi Presiden RI, ditugaskan mengelola dan memajukan Batam oleh Presiden Soeharto. Saat itu penduduk Batam 600 kepala keluarga, dan tak ada prasarana.

“Saat ini jumlah penduduk Batam lebih kurang 1,3 juta. Semua suku agama ada di Kota Batam,” jelasnya.

HMR menegaskan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pihaknya menyatukan seluruh potensi yang ada tersebut.

“Kita dan Forkopimda kompak. Maka, semua masalah akan dihadapi bersama-sama,” ujarnya.

HMR juga mengulas bahwa dulu Batam adalah kota industri. Tapi kini sedang dikembangkan menjadi kota wisata.

“Tahun lalu (2019) kunjungan wisatawan mancanegara masih nomor 3 di Indonesia. Hari ini sudah Bali, Batam, baru Jakarta. Kunjungan wisman kita hampir 2 juta. Turis terbesar dari Singapura. Kalau kunjungan lokal 9 juta. Berarti ada 11 juta wisatawan datang ke Kota Batam baik lokal maupun mancanegara,” paparnya.

Karena itu yang dibangun pertama kali adalah infrastrukturnya. Tahun 2025, HMR mencanangkan jalan utama seluruh Kota Batam akan selesai.

Namun, kunjungan wisatawan di awal 2020 ini kembali menurun karena merebaknya virus Corona, apalagi Singapura membatasi warganya untuk keluar.

“Jika masalah Corona di Singapura selesai, maka di Batam juga akan beres,” jelas HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam tersebut.

Terkait Corona atau Covid-19, ia menyampaikan bahwa di Batam tak ada satu pun yang terjangkit virus ini. Ia berharap para Pasis bisa ikut menginformasikan ke luar mengenai hal ini.

AKAN GELAR SEMINAR NASIONAL DI BATAM
Sementara itu pemimpin rombongan, yang tak lain adalah Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi memang berharap Forkopimda Batam dapat memberikan masukan pada siswa.

“Batam menjadi pusat ekonomi di perairan Selat Melaka. Mudah-mudahan siswa bisa membuat analisa tentang kaitannya dengan perkembangan teknologi dan kerja sama antar instansi dan pusat. Sehingga bisa diambil kesimpulan secara akademis,” kata Henri.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan rencana dilaksanakannya seminar nasional pada April mendatang.

Seminar ini akan mengangkat tema sinergitas pengamanan wilayah perbatasan.Tema ini diambil sejalan dengan berkembangnya revolusi industri 4.0.

Selain itu, tema tersebut relevan saat merebaknya virus Corona sekarang ini. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana koordinasi Forkopimda dan aparat serta masyarakat. ***
____________
Sumber: Media Center Pemko Batam

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) menerima kenang-kenangan Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.