Agar Karantina Wilayah Tak Terus Diperpanjang, HMR Minta Warga Ikuti Aturan

Kabar Baik dari Batam

Agar Karantina Wilayah Tak Terus Diperpanjang, HMR Minta Warga Ikuti Aturan

2 min read

SUDAH lebih dua Minggu Batam berlakukan karantina lokal. Namun, kurang efektif. Sebab banyak masyarakat yang belum laksanakan arahan untuk jaga jarak dan diam di rumah.

Seiring turunnya Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Daerah, maka Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Kapolresta Barelang dan Kodim 0316 Batam, akan menerapkan karantina wilayah lebih ketat.

“Di sini saya ingin mengajak kita semua untuk peduli. Lockdown lokal yang saya lakukan selama ini, sebenarnya hanya ingin memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujar HMR saat wawancara langsung di acara Detak Kepri Malam, Batam TV, Senin (30/3/2020) malam.

HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini menjelaskan, andai saja dalam dua minggu lalu masyarakat Batam benar-benar melaksanakan apa yang sudah diarahkan, seperti jaga jarak (physical distancing) dan tak keluar rumah (bila tak sangat penting) maka saat ini Batam sudah terbebas dari karantina wilayah.

“Semua tentu sudah selesai dalam dua minggu, dan jumlah suspect Covid-19 pun menurun drastis,” terang suami Hj Marlin Agustina (HMA) tersebut.

Tapi nyatanya, sebut HMR, yang banyak mengikuti anjuran ini, hanya sebagian masyarakat Batam saja. Sementara bagian lain masih belum.

“Saya pantau ke Batuaji, masih belum dilaksanakan. Maka itu, (karantina wilayah) ini butuh kita ulang kembali,” tegasnya.

Agar masyarakat cepat diselamatkan, maka HMR hari ini, Selasa (31/3/2020) akan segera meneken SK tentang susunan kepengurusan baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat Kota Batam, dalam seminggu nanti, kita kosongkan Kota Batam dengan tinggal di rumah masing-masing,” anjurnya.

Menurut HMR, langkah ini menjadi cara terbaik memutus matarantai penularan Covid-19, yang juga terbukti berhasil diterapkan di negara lain.

Tak hanya itu, HMR juga menghitung anggaran yang ada untuk bisa membantu masyarakat kurang mampu. Sekali lagi ini masih dalam rencana. Namun bisa saja diterapkan bila memungkinkan.

“Kita bantu berupa sembako. Sehingga saat nanti sudah dinyatakan lockdown untuk kota saja, (masyarakat) tidak keluar. Maka saya mohon, masyarakat Kota Batam bisa mengikuti arahan karena ini demi kebaikan kita semua,” harapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.