Presiden Puji Langkah HMR Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Batam

Kabar Baik dari Batam

 Presiden Puji Langkah HMR Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Batam

1 min read

> Bukan Karantina per Zona, tapi Pembatasan Sosial Skala Besar

PRESIDEN RI Joko Widodo meninjau pembangunan Rumah Sakit Khusus Penyakit Menular di Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi langkah Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) yang telah mengambil langkah dalam mempercepat penanganan Covid-19 di Batam.

Sebelumnya HMR memperkenalkan keputusannya itu dengan istilah “karantina per zona”. Namun setelah dikaji dari penerapannya, ternyata istilah yang lebih pas adalah Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

Sebab, yang dilakukan hanyalah pembatasan gerak warga, sedangkan ekonomi tetap jalan.

“Sudah bener, warganya dikarantina di rumah masing-masing, untuk dibatasi ruang geraknya, industri tetap jalan, kegiatan ekonomi tetap jalan” ungkap Presiden.

Menurut Jokowi, semua harus bekerja berdasarkan aturan-aturan dan undang-undang yang berlaku.

“Jangan bergerak sendiri-sendiri, jangan melakukan karantina wilayah, atau apa yang sekarang sering disebut lock down,” tambahnya.

Karena jika lock down diterapkan, maka akan berdampak sangat besar bagi wilayah tersebut.

“Lock down itu apa? Lock down itu semua orang tak boleh keluar rumah, semua transportasi harus berhenti, baik itu kendaraan pribadi, kendaraan umum, tukang ojek, sepeda motor, semua tak boleh beroperasi dan tak boleh berjalan, kegiatan kantor harus berhenti semua,” jelasnya.

“Kita tak mau melakukan itu, kita masih melakukan pembatasan, kegiatan perekonomian masih terus berlanjut, tapi diharapkan semua harus menjaga jarak, lakukan physical distancing, social distancing, pokoknya harus jaga jarak,” tegasnya.

Kalau semua disiplin menjaga jarak aman, selalu mencuci tangan, jaga kebersihan, jaga kesehatan, jangan pegang hidung, mulut, mata sebelum mencuci tangan, mudah-mudahan tidak tertular corona. ***
_____
Dilengkapi sumber: Batamclick.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *