Cuma Sepekan 2.065 ODP Bisa Diperiksa, Penyebaran Covid-19 pun Bisa Dipetakan

Kabar Baik dari Batam

Cuma Sepekan 2.065 ODP Bisa Diperiksa, Penyebaran Covid-19 pun Bisa Dipetakan

2 min read

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) menargetkan pemeriksaan terhadap 2.065 Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait corona virus disease (Covid-19) bisa selesai dalam satu pekan.

Orang nomor satu di Kota Batam ini yakin dan optimis karena alat bantuan dari Pemerintah negara Singapura telah tiba di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat. (3/4/2020).

HMR berharap dengan hasil tes nanti bisa terlihat data sebenarnya penyebaran Covid-19 di Batam. Karena hasil bisa keluar lebih cepat, tidak harus menunggu antrean pemeriksaan swab di Litbangkes Jakarta.

“Dengan datangnya alat ini, mulai besok atau lusa kita sudah bisa mulai bekerja. Kita ingin ada pemeriksaan buat masyarakat Batam yang kita curigai terkena Covid-19,” kata Kepala Badan Pengusahaan Batam ini di VIP Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Adapun bantuan yang diberikan yaitu dua unit polymerase chain reaction (PCR) dan 20 ribu sampel test kit. Bantuan diserahkan langsung oleh Konsul Jenderal Singapura di Batam, Mark Low.

“Ada lebih dari 2.000 warga yang harus kita tes. Saya ingin dalam waktu seminggu selesai semua. Nanti dokter Didi (Kepala Dinas Kesehatan Batam) yang atur jadwalnya. Karena ada tahap kedua, termasuk pegawai institusi dan lain-lain,” papar suami Hj Marlin Agustina (HMA) ini.

Ia menyebut, semua pegawai Pemerintah Kota Batam dan BP Batam akan dites juga. Hal ini dilakukan agar selama bekerja di kantor, tidak ada rasa was-was.

Karena sampai saat ini pegawai di lingkungan Pemko Batam menjalankan work from home atau bekerja dari rumah dengan sistem piket. Artinya setiap hari tetap ada pegawai yang datang ke kantor.

“Kita ingin permasalahan wabah di Kota Batam ini cepat tuntas. Terima kasih kepada Pemerintah Singapura yang telah memberikan bantuan. Dan kepada Konjen Singapura yang telah memfasilitasi kita. Ini bukan yang pertama tapi sudah 4-5 kali bantuan diterima,” tuturnya.

Menurutnya, alat tes ini akan diserahkan kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam. Karena uji sampel akan dilakukan di laboratorium milik balai yang berada di bawah Kementerian Kesehatan RI ini. ***
________
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.