Sejumlah Perumahan di Batam Tutup Akses Kunjungan Tamu, Ojol Masuk Harus Pakai APD

Kabar Baik dari Batam

Sejumlah Perumahan di Batam Tutup Akses Kunjungan Tamu, Ojol Masuk Harus Pakai APD

1 min read

SEJUMLAH perangkat RT dan RW di permukiman warga Kota Batam, mulai menutup akses masuk bagi tamu. Langkah ini diambil semenjak Batam masuk zona merah Covid-19.

Dari pantauan kami, penutupan akses masuk tersebut sudah banyak dilakukan seminggu belakangan ini. Mereka menyebutnya sebagai lockdown lokal.

Seperti dilakukan warga di Perumahan Y, P, dan C, di Kecamatan Bengkong. Selain itu juga di Perumahan O, Kecamatan Batam Kota.

“Biasa portal depan belakang kami buka. Namun saat ini semua akses tertutup untuk orang luar dan hanya dibuka satu gerbang di depan,” jelas U, warga Perumahan O, siang ini (15/4/2020).

“Kami mencegah agar virus corona tidak sampai menyebar ke warga di perumahan ini,” lanjutnya.

Khusus ojek online diperbolehkan masuk, asalkan memakai APD. Tentu saja setelah diperiksa dengan ketat dan meninggalkan identitas diri.

“Kami tidak menutup penuh untuk warga di sini. Tapi warga luar tidak bisa masuk, terkecuali pesanan paket dan makanan dari kurir atau ojek online,” ujar dia.

Tak hanya itu, warga juga melarang pemilik rumah kos menerima anak kos selama covid 19 ini. “Ojol yang biasa mangkal di depan pos security pun kini sudah tak boleh lagi,” jelasnya.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk nyata dalam penerapan social dan physical distancing.

Warga di perumahan tersebut juga diimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Selain itu RT/RW setempat membuat edaran agar warga wajib menggunakan masker saat keluar rumah maupun perumahan. Yang melanggar langsung dikenakan sanksi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *