Mari Saling Jaga Agar Pengidap Covid-19 Tak Terus Bertambah

Kabar Baik dari Batam

Mari Saling Jaga Agar Pengidap Covid-19 Tak Terus Bertambah

2 min read

PASIEN pengidap Covid-19 di Batam bertambah menjadi 26 orang. Delapan tambahan kasus terkonfirmasi pada Kamis (16/4/2020).

Berdasarkan laporan dari Koran Sindo, tiga di antaranya adalah polisi, tiga lain masuk dalam klaster pemberdayaan, satu orang kasus baru dan terakhir seorang TKI.

“Kesimpulan terdapat 8 warga Batam yang terdiri dari 4 lelaki dan 4 perempuan terkonfirmasi positif,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dalam keterangan tertulis yang diterima KORAN SINDO BATAM, Kamis (16/4/2020) malam.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam mengumumkan data tambahan pasien positif itu berdasarkan hasil pemeriksaan swab oleh tim analisa Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, dari kasus baru dan penelusuran kontak erat klaster sebelumnya.

Dari 8 kasus baru hari ini, 3 di antaranya anggota Polri. Semua siswa SIP dari SETUKPA Lemdiklat Polri, yang baru tiba di Batam dan langsung dikarantina di RS Bhayangkara Batam. Anggota Polri itu tercatat sebagai kasus 19, 20 dan 21 Kota Batam.

Berdasarkan penelusuran Gugus Tugas, pasien pada saat masih di Sukabumi telah dilakukan rapid tes dengan hasil nonreaktif. Kemudian pada saat karantina di RS Bhayangkara Batam kembali dilakukan RDT tersebut dengan hasil Reaktif.

Lalu mereka menjalani pemeriksaan sample swab dan hasilnya positif Covid-19. “Saat ini kondisi yang bersangkutan semuanya dalam keadaan baik dan stabil, serta sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Rujukan Galang guna penanganan medis lebih lanjut,” papar Kepala Badan Pengusahaan Batam ini.

Kemudian, 3 kasus lainnya diduga masuk dalam klaster penularan ASN, yaitu perempuan 48 tahun tercatat sebagai kasus 22, perempuan 52 tahun tercatat sebagai kasus 24 dan perempuan 56 tahun tercatat sebagai kasus 25. Ketiganya bekerja di kantor yang sama dengan pasien 08.

Lalu kasus 23 merupakan lelaki 52 tahun, ASN instansi vertikal kesehatan yang memiliki riwayat perjalanan dinas ke Jakarta, sehingga disebut kasus baru. Serta kasus 26, perempuan berusia 37 tahun yang merupakan pekerja migran dari Singapura yang kembali ke Batam pada 20 Januari 2020.

“Tim kami saat ini terus melakukan proses ‘contact tracing’ terhadap semua orang yang ditengarai berkontak dengan kasus tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu dari data komulatif sebaran positif Covid-19 dan PDP per kecamatan, diketahui sebagai berikut:

Kecamatan Batuampar: PDP 6
Kecamatan Belakangpadang: PDP 1
Kecamatan Sekupang: PDP 11, positif 4
Kecamatan Batuaji: PDP 17, positif 1
Kecamatan Bulang: 0
Kecamatan Sagulung: PDP 17, positif 1
Kecamatan Seibeduk: PDP 8, positif 1
Kecamatan Galang: 0
Kecamatan Bengkong: PDP 15, positif 2
Kecamatan Lubukbaja: PDP 23, positif 3
Kecamatan Nongsa: PDP 7
Kecamatan Batamkota: PDP 32, positif 14

Dari data ini menunjukkan bahwa pengidap pandemik ini terus bertambah. Jadi, masih mau mengabaikan arahan pemerintah?

Khusus yang suka kumpul-kumpul tak jelas: kalau memang tak sayang diri, silakan. Tapi paling tidak, bantulah para petugas kesehatan, jangan sampai nanti Anda menambah pasien mereka. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *