Ramadan di Tengah Covid-19, Jefridin jadi Imam Tetap Tarawih di Rumah

Kabar Baik dari Batam

Ramadan di Tengah Covid-19, Jefridin jadi Imam Tetap Tarawih di Rumah

1 min read

SALAT Tarawih berjamaah adalah hal yang paling dirindukan saat Ramadan tiba. Namun, pandemi Covid-19 membuat kaum Muslimin sedunia harus melakukannya di rumah.

Hal inilah yang juga dirasakan Jefridin dan keluarga. Dalam keadaan normal, biasanya sekitar pukul 19.00 Sekretaris Daerah Kota Batam itu sudah bersiap ke masjid.

Namun mulai malam pertama Ramadan, Kamis (23/4/2020), Jefridin memilih tarawih bersama keluarganya di musala rumahnya.

Musala keluarga ini cukup luas. Tepatnya berada di rumah tengah, sebelah tangga menuju lantai dua.

Karpet tebal menghias lantainya, dengan dinding dibalut wallpaper warna krem bermotif. Tepat di sebelahnya ada ruang wudhu nan bersih dengan ubin khas warna senada.

Di sinilah Jefridin dan keluarga sehari-hari mendirikan salat. Khusus Maghrib dan Isya, biasnya dilaksanakan berjamaah.

Karena kebiasaan ini, sehingga tak kesulitan dilanjutkan tarawih bersama saat Ramadan di era Covid-19 ini.

Tampak dalam tarawih perdana tersebut, Jefridin langsung jadi imam. Diikuti Hj Hariyanti (istri), Melgie (anak perempuan), Wildan (anak lelaki) dan Hendri (adik ipar). Tarawih di kediaman Jefridin mengambil 11 rakaat.

“Usai tarawih, dilanjutkan olahraga pimpong dengan anak saya sampai 15 set. Baru selesai pukul 22.00 malam, Dinda,” akunya.

Rupanya mantan aktivis kampus ini tidak meninggalkan kebiasaannya berolahraga. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *