Catatan Jurnalistik saat Ikut HMR Blusukan Malam Hari Memutus Covid-19 di Batam (2)

Kabar Baik dari Batam

Catatan Jurnalistik saat Ikut HMR Blusukan Malam Hari Memutus Covid-19 di Batam (2)

2 min read

“Jika hendak mengenal orang mulia, lihatlah kepada kelakuan dia,” tulis Raja Ali Haji di Pasal 5, Gurindam 12.
_____________

SAAT blusukan di Sabtu (2/5/2020) malam itu, Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) tak sendiri.

Dia didampingi Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, beserta unsur lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Batam

Selain itu, ada 300 personel yang ikut dalam rombongan tersebut. Melibatkan TNI, Polisi, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam.

Personel ini dibagi dalam dua regu untuk menyisir semua tempat keramaian di Batam. Mulai dari Batam Centre, Lubukbaja, Batuampar, Sekupang, hingga Tanjunguncang, Batuaji.

“Dengan kerja bersama, hasil demi hasil sudah kita rasakan. Sudah banyak pasien di Batam yang sembuh. Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Batam yang tergabung,” ujarnya saat Apel Gabungan di halaman Kantor Walikota Batam, sebelum menuju pusat keramaian.

Keberhasilan itu, kata Kepala Badan Pengusahaan Batam ini, menjadi tolok ukur bahwa Batam berhasil menangani dan mencegah virus ini. Keberhasilan ini pula yang harus menjadi kebanggaan bersama.

Merujuk data hingga Sabtu itu, sudah 15 pasien yang sembuh dan lima dinyatakan meninggal. Sisanya, 10 pasien lagi yang sedang ditangani tim medis.

“Mudah-mudahan dalam 14 hari ke depan, Batam kembali ke titik nol (pasien). Kita jalankan terus tugas mencegah dan menangani Covid-19. Kita berharap tidak ada lagi penambahan pasien, sehingga Batam kembali normal,” harapnya.

Ia tak memungkiri, sudah banyak dampak yang dirasakan akibat virus ini. Salah satunya, ekonomi Batam yang merosot dan ini juga dirasakan oleh kota-kota lain. Oleh sebab itu, ia ingin kondisi ini segera berlalu.

“Tidak ada toleransi kegiatan keramaian apapun. Harapan kita, 1 Syawal (Lebaran Idul Fitri) benar-benar menjadi hari kemenangan kita melawan Covid-19. Kita sekarang sedang berperang melawan penyakit,” ujarnya.

Meski mengingatkan untuk tidak lengah dan tidak menoleransi kegiatan keramaian, namun HMR juga meminta petugas tetap santun dalam menegur warga agar tidak menambah keresahan.

“Kita akan menindak tegas. Tapi ingat, hindari kontak fisik. Masyarakat Batam adalah saudara kita, mereka adalah keluarga kita,” tutur mantan anggota DPRD Batam ini.

Dengan cara begitu, kata dia, tim akan lebih mudah menasihati dan mengajak warga mengikuti imbauan pemerintah.

Ia juga meminta semua pihak tidak lengah meski dalam kurun tiga pekan terakhir, tidak ada pergerakan jumlah pasien positif Covid-19 di Batam.

“Kita akan berusaha menekan penyebaran Covid-19 di Batam yang kita cintai ini,” kata suami dari Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batam Hj Marlin Agustina (HMA) ini.

Ia bertekad dan mengajak tim yang ia pimpin itu untuk menyelamatkan 1,3 juta jiwa warga Batam supaya tetap sehat.

Tentu, dengan kerja sama apik semua Forkopimda di Batam. Ia juga menyampaikan agar tim tak patah arang, meski banyak cemooh yang tersebar di media sosial.

Ia meminta petugas menjadikan cemoohan itu sebagai kritik dan masukan untuk membakar semangat, demi membuat Batam terbebas dari Covid-19.

“Yang jelas, kita bertanggung jawab. Yang jelas, niat kita ikhlas untuk menyelesaikan dan menangani penyakit Covid-19 ini,” ujarnya menyemangati. ***

(Habis)
_____________
Ditulis oleh: Tim Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *