Meski Kondisi Stabil, Pasien Positif Nomor 31 Tetap Jalani Perawatan di RSUD

Kabar Baik dari Batam

Meski Kondisi Stabil, Pasien Positif Nomor 31 Tetap Jalani Perawatan di RSUD

2 min read

TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) sudah melakukan pemeriksaan swab terhadap 154 kontak primer terkonfirmasi positif sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan hingga Senin (4/5) pagi sudah 71 sampel yang keluar hasil pemeriksaannya.

โ€œDari 71 yang selesai pemeriksaan, 69 hasilnya negatif Covid-19. Dua orang yang terkonfirmasi positif,โ€ kata Didi.

Sedangkan untuk sampel lainnya, menurut Didi, masih dalam proses pengujian laboratorium di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Klas I Batam.

Berdasarkan rilis tim Gugus Tugas, satu di antara dua pasien baru ini ditenggarai masuk dalam cluster guru. Pasien positif nomor 31, merupakan seorang guru yang kontak dekat dengan rekan kerjanya, pasien nomor 18.

Wanita berinisial GM ini pernah mendampingi pasien 18 ketika dirawat di salah satu rumah sakit swasta kawasan Batam Kota.

Kepada pasien 31, telah dilakukan dua kali rapid diagnose test (RDT) dengan hasil reaktif. Kemudian dilakukan pemeriksaan swab pada 30 April yang hasilnya keluar hari ini dengan terkonfirmasi positif.

โ€œKondisi yang bersangkutan cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan berarti. Namun tetap akan dilakukan perawatan di RSUD Embung Fatimah,โ€ kata Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam H Muhammad Rudi (HMR).

Sedangkan pasien positif berikutnya adalah seorang warga negara asing, jemaah tabligh yang sejak awal Maret tinggal sementara di salah satu masjid di kawasan Sekupang.

Pasien positif nomor 32 ini dibawa ke RSUD Embung Fatimah pada 29 April karena kondisi badan yang lemah. Pada 30 April diambil sampel swab dan hasilnya keluar dengan terkonfirmasi positif.

Adapun 154 swab yang diperiksa akhir April lalu didominasi hasil penelusuran kontak primer pasien positif sebelumnya.

Namun ada juga warga yang melakukan rapid diagnose test (RDT) dengan hasil reaktif dan sampel swab beberapa orang pasien dalam pengawasan.

>> Jatim Jadi Kedua Terbanyak
Sementara itu untuk Nasional, Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi daerah dengan kasus Corona terbanyak setelah Jakarta. Kasus Corona di Jatim bertambah menjadi 1.114.

Dari update COVID-19 Jatim, ada tambahan 77 kasus baru di Jatim. Puluhan kasus tersebut berasal dari beberapa wilayah.

Di antaranya Kabupaten Probolinggo (2 orang), Gresik (2 orang), Sidoarjo (8 orang), Tulungagung (1 orang), Lamongan (3 orang), Magetan (2 orang) dan Surabaya (59 orang). ***
_______
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *