Kerja Cepat Camat Lubukbaja, Sekali Gerak, Dua Masalah Terlampaui

Kabar Baik dari Batam

Kerja Cepat Camat Lubukbaja, Sekali Gerak, Dua Masalah Terlampaui

2 min read

CAMAT Lubukbaja Novi Harmadyastuti. (foto dokumentasi).

SAAT ini Pemerintah Kota Batam tengah berkutat dengan penanganan Covid-19 dan efek dominonya. Mari bantu, dengan memberikan informasi yang benar.

Seperti yang dialami Camat Lubukbaja Novi Harmadyastuti. Tadi pagi, Selasa (5/4/2020) dia menerima laporan dari warga yang menyebutkan bahwa ada keluarga kurang mampu tinggal di Tanjunguma sedang sakit.

Sesuai identitas KTP dan KK, warga tersebut diketahui bernama Rusli yang tinggal bersama istrinya di Kampung Nelayan Tanjunguma.

Secepatnya, camat perempuan ini langsung memerintahkan jajarannya mengevakuasi ke puskesmas.

Rupanya isu lain berkembang di media sosial yang menyebut keluarga Rusli tidak mendapat bantuan sembako dampak corona virus disease (Covid-19) dari Pemko Batam, karena tidak memiliki KTP Kota Batam.

Novi pun lagi-lagi cek ke jajarannya. Ternyata kabar tesebut tidak benar.

“Yang bersangkutan memang tidak memiliki KTP Batam, tapi masuk daftar sebagai penerima bantuan paket sembako dari Pemko Batam,” katanya.

Pada pembagian sembako tahap pertama keluarga tersebut sudah terdaftar dan menerima bantuan paket sembako dari Pemko Batam karena dampak Covid-19.

Kemudian saat ini juga sudah masuk data sebagai penerima sembako tahap selanjutnya yang akan di SK-kan oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR).

“Setelah ditelusuri dari lurah setempat yang bersangkutan sudah masuk datanya sebagai penerima bantuan sembako dari pemerintah. Hari ini juga akan langsung kita rujuk ke puskesmas, mudah-mudahan bisa segera sembuh,” jelasnya.

Peristiwa ini sampai ke Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) dan langsung memberikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Lubukbaja yang bergerak cepat untuk merespon setiap laporan dari warga.

Sebagaimana laporan yang diterimanya bahwa keluarga tersebut memang sudah masuk dalam data penerima bantuan sembako dari Pemko Batam.

“Sempat ada informasi kalau Pak Rusli ini tidak menerima bantuan karena KTP nya bukan Batam. Jadi kami luruskan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena data di Kecamatan yang bersangkutan masuk dalam penerima bantuan,” kata Amsakar.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat dan juga perangkat RT/RW untuk memperhatikan tetangga dan warga sekitarnya. Jika memang dinilai tidak mampu dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah agar bisa koordinasi dengan Lurah dan Camat, supaya bisa segera ditindaklanjuti.

“Intinya kami harapkan masyarakat, RT/RW saling menjaga dan memperhatikan lingkungan sekitarnya. Segera laporkan ke Lurah dan Camat jika ada permasalahan,” katanya. ***
_______
Sumber: Media Center Pemko Batam

RUSLI sedang duduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *