Setdako Batam Kerahkan ASN, Bungkus Gula Hibah dari BC Agar Bisa Lekas Dibagikan

Kabar Baik dari Batam

Setdako Batam Kerahkan ASN, Bungkus Gula Hibah dari BC Agar Bisa Lekas Dibagikan

2 min read

SEKDA Kota Batam H Jefridin berbincang dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam Febrialin saat melihat packing gula pasir bantuan BC Batam.

INGIN agar masyarakat segera terbantu, puluhan Aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Kota Batam, bahu membahu membungkus 12,5 ton gula pasir hibah dari Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Batam, Sabtu (9/5/2020).

Kegiatan yang dilakukan di sebuah gudang di Batam Center, dimulai sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam Febrialin.

Tampak para ASN mulai staf hingga Kepala Bagian, memasukkan gula yang dikemas dalam karung seberat 50 kg itu, ke dalam kantong-kantong plastik kecil seberat 1kg.

“Saya minta saudara sekalian bekerja ikhlas demi masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin saat meninjau kegiatan ini, sekitar pukul 10.00 WIB.

Suami Hj Hariyanti Jefridin tersebut juga meminta agar Selasa (12/5/2020) kegiatan ini sudah selesai. “Supaya bisa segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Tak lupa Jefridin mengapresiasi para ASN Setdako yang meski hari libur pun, tetap rela bekerja demi melayani masyarakat. “Kerjanya jangan terlalu rapat. Tetap jaga jarak, physical distancing,” ingatnya.

Sebagaimana diberitakan, Jumat (8/5/2020) pagi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerima 12,5 ton gula pasir dari KPU BC Batam.

Bantuan tersebut nantinya akan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang tidak mampu dan yang terkena dampak pandemi corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam.

Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) menyambut baik hibah yang diberikan KPU Bea dan Cukai Batam kepada Pemko Batam.

Sebab diakuinya saat ini Pemko Batam membutuhkan bantuan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Sedangkan Kepala KPU Bea dan Cukai Batam, Susila Brata mengatakan hibah 12,5 ton gula pasir tersebut hasil dari penindakan pihaknya di perairan Selat Nenek, Batam.

Barang hasil tangkapan tersebut tidak memiliki dokumen resmi, termasuk juga tidak diketahui pemiliknya. Karena itu barang tersebut langsung disita menjadi barang milik negara.

Kemudian pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar 12,5 ton gula tersebut bisa di hibahkan kepada Pemko Batam untuk masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *