Ke 5 Kecamatan, HMA Serahkan 808 Paket Sembako & 600 Masker Kain untuk Kader PKK

Kabar Baik dari Batam

Ke 5 Kecamatan, HMA Serahkan 808 Paket Sembako & 600 Masker Kain untuk Kader PKK

2 min read

"SELAKU kader PKK kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus berperan aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah dan Pemko Batam," ujar Ketua TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina (HMA).

SABTU (9/5/2020) siang itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina (HMA) mengantar dan menyerahkan bantuan berupa 808 paket sembako dan 600 masker kain untuk anggota PKK di empat kecamatan.

Pertama HMA menuju Kantor Camat Sungaibeduk. Di sini istri Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) ini menyerahkan 130 paket sembako, 100 masker.

Dilanjutkan ke Kantor Camat Sagulung, untuk menyerahkan 268 paket sembako dan 200 masker.

Kemudian ke Kantor Camat Batuaji. Ada 160 paket sembako dan 100 masker yang diserahkan. Hingga terakhir, Kantor Camat Sekupang, menyerahkan 250 paket sembako dan 200 masker.

Sehari sebelumnya juga diserahkan bantuan serupa ke Kecamatan Galang, sehingga total bantuan tersebut ada 808 paket sembako, 600 masker kain.

Sebenarnya total anggota kader PKK se kota Batam ada 2.583 orang. Namun, yang diserahkan kali ini baru untuk kader di empat kecamatan di atas.

Sisanya akan dilanjutkan pada hari Senin (11/5/2020), di beberapa kecamatan lainnya, sampai 2.583 paket sembako itu terdistribusikan semua.

Sementara itu, dalam sambutannya saat penyerahan di beberapa kecamatan tersebut, HMA yang juga Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam ini berharap kader PKK aktif tekan Covid-19.

“Selaku kader PKK kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus berperan aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah dan Pemko Batam,” terangnya.

Terkait Covid-19 ia berharap, semua kader yg jumlahnya mencapai 2.583 orang ini harus mampu menjadi penggerak kepatuhan kepada protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan masing-masing.

Misalnya mulai dari keluarga. Ingatkan suami dan anak-anak. “Mungkin satu dua kali belum diikuti, tapi kita harus terus cerewetin, lama-lama pasti ngikut juga,” kata HMA memberi tips.

Dia juga bercerita sudah berkeliling ke semua kecamatan, menyaksikan langsung bagaimana dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi corona ini.

“Saya turun ke panti-panti asuhan, pesantren untuk mengantarkan bantuan. Walaupun tidak seberapa, namun saya berharap itu bisa meringankan beban mereka,” terangnya.

HMA juga menyayangkan masih terlihat sebagian masyarakat yang cuek melaksanakan Protokol Covid-19, seperti tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak.

Padahal semua tahu bahwa hanya itulah salah satu cara memutus mata rantai penularan Covid-19 di Batam.

“Inilah tantangan kita para kader PKK untuk membangun kesadaran bersama. Kita semua berharap dan merindukan bisa kembali normal dan kita dapat melaksanakan silaturahmi kembali,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *