Terpisah dari 3 Kakaknya yang Covid-19, Bocah Yatim Ini Senang saat Dibelikan Boneka

Kabar Baik dari Batam

Terpisah dari 3 Kakaknya yang Covid-19, Bocah Yatim Ini Senang saat Dibelikan Boneka

2 min read

N, SEBUT saja begitu, mulai ceria. Tangan bocah berusia 7 tahun 8 bulan yang masih duduk di sekolah dasar ini tampak menggendong sebuah boneka teddy bear warga krem.

Sejak ada mainan tersebut, suasana hati N berubah 180 derajad dari sebelum dia tiba di ruang isolasi Rusunawa BP Batam Tanjunguncang.

Boneka tersebut dibelikan seorang perawat Puskesmas Tanjunguncang. N sendiri yang memintanya saat petugas honor itu mewawancarainya tentang keluhan apa yang dia rasakan.

N adalah gadis yatim, bungsu dari empat bersaudara. Tiga kakaknya harus diisolasi di ruang khusus RSUD Embung Fatimah setelah hasil lab swab-nya menunjukkan positif Covid-19, Senin (11/5/2020).

Sedangkan N harus menjalani karantina di Rusunawa BP Batam Tanjunguncang, karena hasil tes swab-nya dinyatakan โ€œTerkonfirmasi Negatifโ€.

Inilah yang membuat perasaan gadis kecil ini gundah. Terpisah dari suadara yang dicintainya sungguh memerlukan kekuatan mental tersendiri.

Untunglah para petugas dari Puskesmas Tanjunguncang selalu datang menjadi pelipur laranya. Termasuk membelikan dia mainan dan boneka teddy bear itu.

Kisah ini berawal dari Alm DD yang meninggal usai positif Covid-19, dan ternyata menulari istri dan dua anaknya.

Ternyata tak cukup sampai di situ, ada tiga anak yatim juga ikut tertular: dinyatakan positif.

Ketiga anak ini kakak beradik yang merupakan tetangga dekat almarhum di salah satu perumahan di Bengkong.

Ketiganya merupakan anak yatim, sementara ibunya hingga saat ini masih bekerja di Malaysia.

Diduga kuat, ketiganya tertular langsung dari almarhum. Pasalnya ketiga anak ini dikabarkan cukup dekat dengan Ketua IKSB Kecamatan Bengkong tersebut.

Informasi yang didapat batamclick, sebelum berangkat kerja ke Malaysia, sang ibu menitipkan empat anaknya ke keluarga almarhum.

Anak pertama laki laki 20 tahun masih kuliah. Anak kedua perempuan 18 tahun masih SMA. Anak ketiga 14 tahun, masih SMP dan anak keempat perempuan usia 7 tahun 8 bulan, masih SD yang kami sebut sebagai “N” tadi.

Mereka sudah seperti keluarga, bahkan anak-anak ini selalu salaman dan cium tangan dengan almarhum yang dikenal baik dan ramah itu.

Adapun ketiga anak yang dinyatakan positif Covid-19 yakni anak pertama, kedua dan ketiga. Sedangkan adiknya yang bungsu, N, negatif.

Semoga mereka segera sembuh dan dapat berkumpul kembali. Aamiin. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *