Di Karantina Tak Surutkan Semangat Bocah Yatim Ini Berpuasa, Netizen pun Kirim Simpati

Kabar Baik dari Batam

Di Karantina Tak Surutkan Semangat Bocah Yatim Ini Berpuasa, Netizen pun Kirim Simpati

2 min read

PERKEMBANGAN N, gadis yatim yang dikarantina di Rusunawa Tanjunguncang karena kontak dengan pasien positif Covid-19, makin baik. Perhatian netizen pun banyak mengalir usai diberikan di halaman ini tadi malam

“Alhamdulillah N sehat, selalu ceria, dan nyaman di rusun BP Tanjunguncang,” ujar Kepala Puskesmas Tanjunguncang Diah Komalasari, pagi ini, Selasa (12/5/2020).

Wanita berjilbab ini menjelaskan, sejak awal masuk rusun sore kemarin, Senin (11/5/2020) aktivitas N tak lepas dari perhatian dan kasih sayang tim kesehatan Puskesmas Tanjunguncang.

“Saat baru datang dia diwawancara dan cek kesehatan, setelah itu dipersiapkan kamarnya. Bahkan ada petugas honorer membelikannya boneka dan mainan,” jelas Diah.

Hingga malam menjelang, tim kesehatan datang menemani N hingga bocah umur 7 tahun 8 bulan itu terlelap.

Jelang Subuh dia dibangunkan oleh tim Satpol PP dan Tagana untuk sahur. “Yang mengagumkan tekadnya untuk tetap berpuasa,” puji Diah.

Hingga pagi hari, kegiatan N adalah berjemur dan mandi, setelah itu melakukan aktivitas mewarnai buku gambar, sambil sesekali bermain dengan boneka dan bermain prosotan.

“Semua petugas di sini ikut menjaganya, mulai tim kesehatan, petugas Dinas Sosial, Tagana, Satpol PP, PPM dan Ditpam,” jelas Diah.

Kasih sayang, kebahagiaan dan kenyamanan N selama dikarantina, menjadi fokus perhatian petugas. “Alhamdulillah sampai saat ini dia senang dan ceriwis,” jelasnya.

Hingga pukul 10.00 WIB tadi, N melakukan video call dengan ketiga kakaknya yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah, usai dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu usai diunggah di kataBatam kemarin, kisah N ini sempat memancing simpati netizen. Banyak perhatian yang dikirim dalam bentuk, baju, makanan, minuman, hingga mainan.

Bahkan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi sempat membelikannya mainan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, N adalah gadis yatim, bungsu dari empat bersaudara. Tiga kakak warga Bengkong ini harus diisolasi di ruang khusus RSUD Embung Fatimah setelah hasil lab swab-nya menunjukkan positif Covid-19, Senin (11/5/2020).

Sedangkan N harus menjalani karantina di Rusunawa BP Batam Tanjunguncang, karena hasilnya dinyatakan “Terkonfirmasi Negatif”.

Ketiga kakak N tertular dari D, tetangganya yang sudah meninggal akibat positif Covid-19.

Empat bersaudara ini merupakan anak yatim, sementara ibunya hingga saat ini masih bekerja di Malaysia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.