Muhasabah Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Muhasabah Covid-19

2 min read
JANGAN lupa untuk selalu:
Jaga jarak
Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
Tetap di rumah saja
Kenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah
Selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang
Berolahraga secara teratur
Beristirahat yang cukup.

Imbauan kepada masyarakat dari Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Walikota Batam sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19, Kota Batam H Muhammad Rudi ini mungkin sudah sering didengar.

Dari seringnya, bahkan mungkin di antara kita ada yang sudah hafal. Namun apakah sudah diterapkan?

Lihatlah di jalan, masih banyak yang tidak memahami betapa bahayanya wabah virus Corona. Sebagian orang, bahkan masih ada yang menganggap enteng.

Sehingga banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah, guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19. Meski sebenarnya ada dari mereka yang tahu bahkan hafal poinnya.

Sadarlah. Saat ini kita berhadapan dengan problem yang sumbernya tidak nampak, tidak nampak virusnya.

Kita hanya merasakan satu per satu ketika ada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 lalu masuk rumah sakit, ada yang sembuh ada yang terpaksa tidak bisa ditolong dan wafat.

Padahal sebagaimana hasil penyelidikan epidemiologi (PE) yang telah dilakukan terhadap seluruh cluster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

ULANGI: diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

Buktinya Selasa (19/5/2020), kasus positif baru meledak. 13 orang positif, satu meninggal. Yang agak bikin ngeri, 11 orang yang terkonfirmasi positif tersebut tak merasakan gejala apapun.

Padahal baik Gugus Tugas, Pemko dan tim medis tak lelah berjibaku. Mulai di garda terdepan hingga akhir. Tak terhitung juga imbauan, melakukan tracing hingga beragam tes hingga ke pasar-pasar. Belum lagi menggalang dan menyalurkan bantuan untuk membantu warga yang ekonominya terdampak akibat pandemi ini.

Kini kita sampailah pada sebuah pertanyaan, sampai kapankah ini berakhir? Entahlah. Yang jelas Tuhan tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. ***
___________
Foto: Facebook Puskesmas Seipanas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.