Ikut Gerak HMR & HMA Berbagi Nasi Kotak Lebaran untuk Warga Batam (1)

Kabar Baik dari Batam

Ikut Gerak HMR & HMA Berbagi Nasi Kotak Lebaran untuk Warga Batam (1)

2 min read
Panen Simpati dan Terima Kasih, Ucapannya Sungguh Menggetarkan Hati

BAGI KITA mungkin saja sebungkus nasi tidak ada artinya. Tapi bagi orang lain, boleh jadi sangat berarti. Apalagi hal tersebut dia dapat langsung dari tangan ikhlas Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR).

Sehingga wajar saja jika Harper Lee,
penulis dari Amerika Serikat yang lahir tahun 1926, pernha berkata.

“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya, hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.”

Inilah rasa yang coba kami selami dari para penerima nasi kotak Idulfitri yang dibagikan HMR, di lebaran hari pertama kemarin (25/5/2020).

Banyak dari mereka mengucap syukur. Ucapan terima kasih mereka sangat tulus, sehingga menggetarkan kala di dengar dan dirasa.

“Salam pak, Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua sehat2 ya pak… terimakasih pak atas nasi kotaknya. Saya bisa makan rendang hari ini. Salam…”

Demikian ucapan salah seorang netizen yang dikirim lewat direct message KataBatam, kemarin.

Hal yang sama juga diucap Sri Wati. “Alhamdulillah, saya tetap bisa makan enak saat Lebaran,” lirihnya, saat menerima bingkisan makanan dalam kotak di Rumah Sakit Harapan Bunda, Lubukbaja.

Apa yang dirasakan Wati memang menggetarkan hati. Betapa tidak, bagi Wati, Lebaran kali ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Wanita paruh baya itu tak bisa memasak dan menghidangkan aneka makanan khas Lebaran di rumah. Pasalnya, ia harus menemani buah hatinya yang saat itu sedang dirawat di rumah sakit tersebut.

Wati juga tambah terenyuh, lantaran paket makanan yang berisi nasi dan lauk pauk dalam kotak itu, ia terima langsung dari orang nomor satu di kota ini.

“Terima kasih sudah memberi semangat bagi kami,” tuturnya.

Tak hanya Wati, hal serupa juga dirasakan sejumlah perawat dan dokter jaga yang tak bisa berkumpul dengan keluarganya saat Lebaran karena harus melayani pasien. (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *