Kesadaran & Kedisiplinan Masyarakat Penentu Keberhasilan Melawan Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Kesadaran & Kedisiplinan Masyarakat Penentu Keberhasilan Melawan Covid-19

2 min read

SOAL kepedulian untuk melawan covid-19, Batam memang boleh diacungi jempol. Wajarlah bila pemerintah pusat menjadikan kota ini sebagai pilot project new normal, setelah Bali dan Yogyakarta.

Dari catatan kami, sejak Covid-19 diketahui merebak di Wuhan, Walikota Batam H Muhammad Rudi langsung memperketat pemeriksaan suhu tubuh pendatang di pelabuhan internasional.

Setelah virus mematikan itu merebak di Batam, HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam memobilisir tersedianya tempat cuci tangan, bukan hanya di ruang publik, melainkan juga banyak di kantor dan komplek perumahan warga.

Namun sekali lagi, partisipasi masyarakat dalam menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya sangatlah menentukan.

Memang di sana-sini masih ada masyarakat Batam yang melanggar, tetapi yang sadar jumlahnya juga semakin meningkat.

Selain kepedulian masyarakat, peran RT/RW juga besar menekan penularan Covid-19 di lingkungan masing-masing.

Hasilnya, jika sebelumnya Batam diprediksi akan menjadi episentrum Covid-19 karena merupakan daerah tujuan wisata khususnya Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE), kini dapat terkendali.

Terkait kedisiplinan masyarakat mengikuti arahan pemerintah ini juga tak henti disampaikan Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam itu kerap memantau pelaksanaan pembatasan aktivitas masyarakat (PAM).

Seperti Sabtu (30/5/2020), pemantauan dilakukan ke sejumlah titik keramaian dengan tujuan melihat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dimulai dari pasar Tiban Center, pasar Binsen, pasar Ciptapuri, kemudian berakhir di Sun Bread Sei Harapan.

Menggunakan pengeras suara, Amsakar mengimbau kepada para pengelola, pedagang, dan pembeli agar tetap mentaati protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran virus.

โ€œSekali lagi saya meminta pada seluruh pengelola pasar ini, bantu diri sendiri, bantu pemerintah. Dengan demikian kita akan bisa membantu Batam cepat keluar dari wabah ini,โ€ tuturnya.

Setiap pasar, kata HAM, harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Di antaranya menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, jaga jarak dan mewajibkan pembeli ataupun pegawai mengenakan masker.

Ia menambahkan, kepada masyarakat agar turut serta membantu dalam hal pengawasan. Apabila masyarakat melihat ada pengelola pasar yang tidak mentaati protokol kesehatan, agar segera melapor kepada Tim Gugus Penganggulangan Covid-19 Kota Batam.

โ€œSaya mengajak kepada seluruh warga Kota Batam untuk tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, agar New Normal berjalan dengan baik dan tidak terjadi kembali penyebaran Covid-19,โ€ ajaknya.

Usai meninjau ke sejumlah pasar, Amsakar melanjukan pemantauan PAM ke Masjid At-Taubah di Kecamatan Batuaji. Amsakar juga menyempatkan diri salat Zuhur berjemaah dengan tim gugus tugas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright ยฉ Katabatam.com | Newsphere by AF themes.