Hasil Menyisir Cluster Eden Park & Palm Spring, 12 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Hasil Menyisir Cluster Eden Park & Palm Spring, 12 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

2 min read

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam terus menyisir orang tanpa gejala Covid-19. Hasilnya, 12 orang dinyatakan positif Covid-19. Kabar lain, ada juga satu orang yang tadi malam dinyatakan sembuh.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada
kasus ini adalah 12 (dua belas) orang yang terdiri atas 8 (delapan) perempuan dan 4
(empat) laki-laki,” Ketua Gugus Tugas H Muhammad Rudi (HMR), Senin (1/6/2020).

Dari 12 orang terkonfirmasi positif itu, 6 diantaranya masuk ke dalam Cluster Jamaat Gereja HOG Eden Park. Sedangkan 4 orang masuk ke Cluster Palm Spring. Seorang lagi tertular dari pasien nomor 100 warga Sukajadi.

Sedangkan seorang lagi merupakan pasien dengan tramisi baru yang belum diketahui asal virusnya.

Dengan munculnya kasus baru ini, maka hingga saat ini sudah 140 orang di Kota Batam dinyatakan positif Covid-19.

Dikutip dari situs Batamclick, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjasi SPOg menjelaskan, sebagian besar yang dinyatakan positif ini, merupakan hasil penyisiran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Covid 19 Kota Batam.

“Hasil penyisiran, lalu mereka kita karantina di rusun Tanjunguncang sambil menunggu hasil swab keluar,” sebutnya.

Capt. Corona Batam ini juga menjelaskan rata-rata pasien positif corona ini, dalam kondisi tanpa gejala.

“Kondisi mereka baik, tanpa gejala, tanda gangguan, tapi mereka bisa menularkan ke orang lain, ini yang berhabaya, apa lagi kalau yang ditularkannya itu orang pada usia rentan, seperti anak-anak ataupun diatas 50 tahun,” sebutnya.

Saat ini dokter yang memiliki hobi bersepeda ini mengatakan, tim mereka masih terus melakukan penyisiran ke orang-orang yang diduga menjalin atau pernah berkontak secara langsung dengan pasien positif tersebut.

“Kerja Tim tak habis-habis, sekarang 12 orang positif, otomatis kami mencari keluarga mereka, saudara dekat dari 12 orang ini, yang satu rumah dengan merea, tetangga-tetangga mereka, yang satu kantor dengan mereka, yang tidak satu rumah, yang tidak saudara, yang tidak satu kantor, tapi pernah bertemu dalam waktu 14 hari kebelakang. Misalnya kawan arisan. Ini semua harus kami sisir,” ungkap Didi.

Ia berharap, selain pasien yang harus jujur menginformasikan historis kegiatan mereka 14 hari terakhir, saudara, tetangga dan teman-teman pasien yang pernah kontak fisik atau ngobrol berdekatan, juga harus dengan kesadaran melapor ke puskemas terdekat.

Hal ini jelas sangat memudahkan kerja Tim Medis dan Tim Penyisir di lapangan, yang sudah kurang lebih 3 bulan ini, terus bergerak tanpa henti.

Saat ini menurut Dr Didi ada sekitar 300 sample swab warga Batam yang menunggu antrian untuk di periksa.

Sementara itu, Senin (1/6/2020) pukul 20.00 WIB pasien terkonfirmasi positif yang
sembuh bertambah satu orang. Ia adalah pasien positif nomor 51 bernama Novi Setiani, perawat RS Awal Bros Batam.

Saat ini kondisi pasien yang dirawat di RSAB tersebut, dinyatakan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.