Memoar Seorang Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (2)

Kabar Baik dari Batam

Memoar Seorang Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (2)

2 min read
Dipuji Tak Terbang Dihina Tak Tumbang, Niat Baik Tak Selalu Diterima Baik

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) bersama Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) terus mencari cara bagaimana membantu meringankan beban warganya yang terdampak Covid-19. Akhirnya ditemukan ide memberi bahan pokok gratis.

Demikian catatan kecil yang dikisahkan HAM dalam akun facebook-nya, dengan tajuk Catatan Pelepas Penat 6, “Mencari Salah Dalam Pusaran Covid-19 dan Konstelasi Politik”.

Namun, untuk mengejawantahkan ide tersebut bukan hal yang mudah. Sebab, harus melalui birokrasi dan pertanggungjawaban yang ketat.

Akhirnya melalui kebijakan refocussing, diubahlah kegiatan bazar sembako murah menjadi sembako gratis.

“Jika tahun-tahun sebelumnya, di acara bazar sembako murah, warga harus membayar Rp50 ribu utk mendapatkan bahan pokok senilai kurang lebih Rp100 ribu, di saat pandemi ini, sembako tersebut dibagikan gratis ke masyarakat,” tulisnya.

Selain bonus ini, masyarakat masih akan dapat lagi sembako bantuan dari pemerintah di tahap berikutnya. Juga secara cuma-cuma!

Tapi setelah didistribusikan, macam-macam lagi pendapat yang berkembang. Bahkan sempat beredar hoax. Ada juga yang komplain, mengapa data penerima cuma segitu, kok paketnya hanya sebanyak itu, kenapa jedanya selama itu? Kan katanya begini, katanya begitu? Tapi saat ditanya kata siapa? Langsung hening.

“Masih banyak keluhan atau suara sumbang lainnya. Itu saya sebut anggapan salah pertama yang ditujukan kepada pemerintah,” ungkap suami Hj Erlita Sari Amsakar tersebut.

Marahkah HAM?

Tidak!

Dipuji tak terbang, dihina tak tumbang. Wakil Walikota kelahiran Lingga ini,
memilih jalan dakwah, yakni menjelaskan dengan cara- cara bijak.

“Memang, tak semua warga mendapatkan bantuan, karena kami utamakan bagi yang membutuhkan. Mengingat, dana pemerintah juga pas-pasan. Tapi harap diingat, bantuan tak berhenti sampai di situ,” lanjutnya.

Terbukti, pada gelombang kedua, bantuan dengan jumlah yang lebih besar juga disalurkan untuk 284.223 rumah tangga sasaran (RTS). Meningkat dari perkiraan sebelumnya yang hanya utk 192.000 RTS. ***
(Bersambung)

 — 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.