Geram Lihat Tim Medis Difitnah, HMR Ingatkan Jangan Politisasi Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Geram Lihat Tim Medis Difitnah, HMR Ingatkan Jangan Politisasi Covid-19

2 min read

AKHIR-AKHIR di media sosial di Kota Batam, beredar tuduhan terhadap Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dan tenaga medis yang dianggap memperoleh keuntungan besar dalam penanganan pasien Covid-19.

Tentu saja fitnah keji ini diluruskan oleh HMR, saat berdialog dengan 300 warga Bengkong Nusantara, Kecamatan Bengkong, di Golden Prawn, Minggu (7/6/2020) pagi tadi.

“Ada isyu yang sengaja dikembangkan bahwa Walikota dan tim medis sengaja merekayasa angka positif Covid-19. Saya kira ini hal yang tidak masuk akal. Mana mungkin Walikota melakukan itu, dosa besar jika saya melakukan itu!” jelas HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini.

Sebenarnya, pertemuan yang difasilitasi Camat Bengkong Fairus Ramadhan Batubara ini bertujuan untuk membahas permasalahan legalitas lahan di Bengkong Nusantara.

Dalam mengawali sambutannnya, HMR menyampaikan perkembangan covid-19 Kota Batam. Hingga kemudian menyinggung soal ujaran yang berkembang di media sosial itu.

Yang bikin HMR kecewa, karena tenaga medis yang notabene petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Batam, ikut difitnah juga

“Mereka ini sudah bekerja ikhlas. Masih saja tega dituding macam-macam,” jelasnya.

HMR pun menjelaskan, bahwa menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Batam, semua kebijakannya selalu menjadi objek politisasi termasuk Covid-19.

Karena itu dia mengajak warga bijak menyikapi kabar. “Jangan sampai karena kebencian membuat kita berlaku tak adil,” pesannya.

Suami Hj Marlin Agustina (HMA) tersebut sempat menyinggung kondisi ekonomi Batam yang terpuruk di masa pandemi ini. Salah satunya akibat wisatawan tidak datang ke Batam akibat virus Corona ini.

“Karena itulah saya dari awal sangat konsen menangani Covid-19 agar cepat selesai. Sehingga Batam jadi satu-satunya daerah yang melakukan penyisiran, karena kita didukung oleh pengusaha,” jelasnya.

Keunggulan Batam adalah punya PCR, sehingga dapat melakukan pengujian sendiri.

Kini tinggallah masyarakat yang dia minta untuk disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 jelang new normal 15 Juni nanti

“Kalau ini berjalan, maka tanggal 15 Juni sudah mulai bisa kita longgarkan. Tentu semua sangat bergantung pada masyarakat Batam secara keseluruhan. Kita harus bisa menjadi contoh dan guru buat diri sendiri dan lingkungan sekitar,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.