Keajaiban! Tim RSUD Berhasil Sembuhkan Pasien Covid-19 Setelah Sebelumnya Koma

Kabar Baik dari Batam

Keajaiban! Tim RSUD Berhasil Sembuhkan Pasien Covid-19 Setelah Sebelumnya Koma

2 min read

ADRIANSYAH mendapatkan atensi dari Sekda Kota Batam H Jefridin. Sungguh merupakan keajaiban di RSUD Embung Fatimah.

ADRIANSYAH bersyukur, Covid-19 yang dideritanya sembuh usai dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batam. Padahal sebelumnya sempat koma.

Gedung Tun Sendari RSUD Embung Fatimah, terlihat berbeda dari biasanya. Senin (8/6/2020), pukul 14.00 WIB sejumlah tenaga medis mulai perawat hingga dokter nampak berbaris rapi di halaman rumah sakit.

Lebih spesial lagi, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin tampak hadir membersamai Direktur RSUD dr Ani Dewiyana, dan spesialis paru dr. Widya Sri Hastuti, Sp.P, FCCP, FAPSR.

Ya, siang itu sedang dilakukan pemulangan satu orang pasien penderita Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Tak lama seorang tenaga kesehatan nampak keluar dari dalam gedung mendorong kursi roda yang di atasnya duduk seorang lelaki. Dialah Adriansyah.

Kemudian, acara pelepasan pun dimulai. Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Dr. drg. Sri Rupiati, MSi dengan mik di tangan, nampak memaparkan rekam medis bapak yang saat ini sedang menunggu kelahiran putra keduanya itu, saat mulai masuk RSUD hingga akhirnya sembuh.

Awalnya Adriansyah masuk RSUD, 15 Mei 2020 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu kondisinya kritis turun kesadaran, atau koma, akibat pneumonia, dan kondisi paru.

Karena kondisi yang parah, akhirnya ia dipindah ke ruang isolasi pukul 21.30 WIB malam, lalu pada 17 Mei 2020, pukul 15.00 WIB dipindah lagi ke ICU.

“Pak Adriansyah dirawat di ICU selama 22 hari hingga akhirnya harus dipasang alat bantu pernapasan (ventilator) selama 18 hari.

“Jadi kami umumkan, Pak Adriansyah, umur 34 tahun, hari ini dinyatakan sembuh!” seru dokter tersebut diikuti tepuk tangan semua tim medis yang melepas.

“Terima kasih, Alhamdulillah,” ujar Jefridin, menyambung memberikan sambutan.

Atas nama Pemko Batam, Jefridin yang hadir mewakili Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) mengaku bangga. Sebab di Kepulauan Riau ini ada pasien Covid-19 yang sembuh setelah sebelumnya koma.

“Hebatnya lagi prestasi ini diukir oleh tim medis RSUD Embung Fatimah,” tegas Jefridin yang kembali disambut tepuk tangan dan yel-yel.

Menyampaikan pesan Walikota HMR, Jefridin bersama Adriansyah menjadi ikon atau duta kesembuhan Covid-19 di Batam.

“Pak Wali berterima kasih, kalian semua (tim medis) luar biasa. Semoga upaya yang diberikan kepada pak Ardiansyah dan seluruh pasien di sini, dicatat oleh Allah,” doanya.

Jefridin kembali menjelaskan agar Covid-19 tak perlu ditakuti tapi diwaspadai. Sebab virus ini tak tahu sampai kapan bisa hilang, karena vaksin belum ditemukan.

Yang bisa dilakukan saat ini dengan memutus rantai penularan dengan cara lakukan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

“Budayakan pakai masker, jaga jarak, dan pola hidup sehat. Kalau memang tiba saatnya nanti, kita akan laksanakan new normal,” terangnya. ***

 

SEKDA Jefridin memberi keterangan pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *