Dukung Transaksi Non Tunai, Sekda Perintahkan OPD Segera Sosialisasikan QRIS

Kabar Baik dari Batam

Dukung Transaksi Non Tunai, Sekda Perintahkan OPD Segera Sosialisasikan QRIS

2 min read

SEKDA JEFRIDIN dalam rapat di Kantor Perwakilan BI Kepulauan Riau di Batam Centre, Kamis (25/6/2020).

PEMERINTAH Kota Batam mendukung upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan transaksi non tunai di tengah masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam akan ikut sosialisasikan quick response Indonesia standards (QRIS).

“Pemerintah Kota Batam sangat mengapresiasi program yang dipelopori oleh BI ini,” tutur Jefridin dalam rapat di Kantor Perwakilan BI Kepulauan Riau di Batam Centre, Kamis (25/6/2020).

Alasan Jefridin, hal ini dapat meningkatkan pelayanan terkait transaksi keuangan di pemerintah khususnya OPD yang memang memiliki fungsi pelayanan.

“Selain itu transaksi non tunai ini sangat baik terutama di masa pandemi covid-19 sekarang,” jelasnya.

Rapat ini membahas tentang implementasi dan pengembangan transaksi non tunai di lingkungan pemerintah daerah.

Pada rapat tersebut Jefridin juga menyampaikan akan segera perintahkan OPD terkait pelayanan masyarakat dan keuangan untuk menyusun rencana sosialisasi penggunaan QRIS.

“Untuk hal positif seperti ini semakin cepat semakin baik. Jadi untuk OPD terkait agar disegerakan menyusun timeline sosialisasi QRIS bersama tim BI,” tuturnya.

Kepala KPw BI Kepri Musni Hardi K Atmaja, pada kesempatan tersebut menjelaskan, QRIS ini tidak meniadakan sistem non tunai yang sudah ada sebelumnya. Tapi menjadi alternatif pembayaran non tunai guna mempermudah transaksi keuangan.

“Terutama keuntungannya bagi pelaku usaha mikro kecil menengah. Untuk biaya MDR-nya 0 persen sampai Desember 2020. Sedangkan untuk pemerintahan tidak dikenakan biaya sama sekali atau 0 persen. Hal ini juga didorong dalam rangka Batam menuju smart city,” kata Musni.

Sementara itu Burhan, perwakilan Bank Riau Kepri selaku mitra perbankan Pemko Batam, menjelaskan pihaknya masih dalam tahap pengurusan QRIS. Saat ini sedang dalam pembahasan internal.

“Kemungkinan selesai di bulan Oktober. Diperkirakan sekitar tanggal 19 Oktober Bank Riau Kepri sudah menjadi PJSP berizin QRIS dari sektor bank,” ujarnya.

QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS. ***
_______
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *