Menyusuri Keindahan “Dataran Cahaya” Engku Hamidah (3)

Kabar Baik dari Batam

Menyusuri Keindahan “Dataran Cahaya” Engku Hamidah (3)

2 min read

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Dataran Engku Hamidah.

>>> Cicipi Kuliner Favorit Ditemani Musik Hidup, Mulai Angklung hingga Keyboard

Selain panoramanya nan indah, lokasi ini pun dilengkapi dengan kuliner yang “merakyat”. Mau?
_________

SILAKAN PILIH. Jamu selera Anda. Hampir semua makanan kegemaran ada di sini. Mulai makanan ringan hingga berat, seperti sup ikan, bakso kuah, mie ayam, rujak buah, jangung bakar dan rebus, bakso saos tusuk, aneka minuman dan masih banyak lainnya.

Kemudian terdapat beberapa pedagang yang berjualan mainan untuk anak-anak, salah satuanya balon berlampu.

Selagi menikmati kuliner dan pemandangan lampu, pengunjung juga ditemani dengan musik live, seperti angklung dengan ritme pop, acoustic dan solo keyboard.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan Dataran Engku Hamidah dibuat untuk masyarakat Kota Batam.

Tempatnya sangat menarik, mengambarkan suasana Melayu. Tergambarkan mulai dari nama yang diambil dari nama putri Raja Ali Haji.

“Selain mempercantik jalanan, kehadiran Dataran Engku Hamidah menjadi tempat yang menarik buat dikunjungi wisatawan. Mereka (pengunjung) bisa selfie disini,” katanya.

Ardi mengajak lokasi spot foto tersebut dijaga kebersihannya sehingga terasa nyaman saat mengunjungi lokasi objek wisata baru ini.

“Kita sama-sama menjaga kebersihannya sehingga kita merasa tetap nyaman dan tempatnya tetap menarik dan cantik,” pungkasnya.

Nama Dataran Engku Hamidah diangkat dari nama seorang perempuan Riau yang sangat istimewa dalam sejarah Melayu.

Perempuan itu adalah putri dari Raja Ali Haji yang bernama Engku Puteri Raja Hamidah alias Engku Puteri. Beliau merupakan permaisuri dari Sultan Mahmud Marhum Besar yang merupakan sang penguasa Kerajaan Johor.

Kala itu Engku Puteri menerima mas kawin sebuah Pulau Penyengat yang menjadi pusat pemerintahan dari kerajaan Riau-Lingga. Bahkan, Engku Puteri juga memegang kendali pemerintahan sekaligus pemegang regalia atau alat-alat kebesaran kerajaan Riau-Lingga.

Dalam rentetan sejarah, belum ada satupun permaisuri raja yang mendapat mas kawin sebesar yang diperoleh oleh Engku Puteri, sehingga belum ada satupun wanita di dunia yang mengalahkan prestasinya itu. ***
(Habis)
______
Tulisan: Suci Indah Ramadhania, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.