Penuhi Keinginan Warga Sekolah di Negeri, HMR Tetap Perhatikan Sekolah Swasta

Kabar Baik dari Batam

Penuhi Keinginan Warga Sekolah di Negeri, HMR Tetap Perhatikan Sekolah Swasta

2 min read

Walikota Batam H Muhammad Rudi saat pertemuan dengan wali calon murid tingkat SMP Batam Kota di SMP Negeri 42 Batam Kota, Rabu (8/7/2020).

WAKIKOTA Batam Muhammad Rudi (HMR) meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menerima keinginan masyarakat menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

“Saya perintahkan bagi yang mau masuk ke sekolah negeri terima saja,” katanya saat pertemuan dengan wali calon murid tingkat SMP Batam Kota di SMP Negeri 42 Batam Kota, Rabu (8/7/2020).

Tapi terkait penempatan peserta duduk baru tersebut, lanjutnya, wali murid harus ikut ketetapan Dinas Pendidikan Kota Batam dan pihak sekolah.

“Tak usah khawatir lagi, kalau saya katakan selesai. Saya harus sampaikan, pendidikan anak-anak kita ini harus diperjuangkan. Karena ingin di (SMP) negeri, ayo kita atur,” ajak dia.

Di Kecamatan Batam Kota, ia menyepakati menambah rombongan belajar (rombel) pada beberapa sekolah dan menambah daya tampung perkelas.

Ia menyadari imbas keputusan ini terkait tersedianya tenaga guru, pihaknya juga akan membicarakan hal ini.

“Saya izinkan dari 36 menjadi 40 perkelas. Tiap sekolah (yang perlu) tambah satu rombel,” ucapnya.

HMT mengaku kerap mendengar keluhan tidak selesainya persoalan PPDB. Menurut dia, hal pertama adalah lahan yang terbatas lalu ada juga sekolah yang kontruksi awal satu lantai bukan tiga lantai sehingga tidak bisa ditambah tingkat bangunan jika tak lagi memiliki lahan.

“Kalau ada lahan kiri kanan selesai, tapi ini sudah habis. Ada yang bertanya, kan saya kepala BP Batam, tapi lahan sudah ada yang mendapat alokasi. Artinya tak ada lahan maka cari lahan kosong, kalau tak ada perusahaan (mendapat alokasi) tapi tak bangun kita minta lahannya,” katanya.

Selain itu keberadaan sekolah swasta juga menjadi pertimbangan tersendiri oleh Pemko Batam. “Kalau ke negeri semua bagaimana dengan mereka (sekolah swasta) juga?” ujar dia.

Selanjutnya suami Hj Marlin Agustina (HMA) ini menjelaskan, penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya pendidikan. Dalam konteks ini pemerintah juga memperhatikan sektor lain, termasuk ekonomi.

“Bapak ibu pilih dahulukan pendidikan atau ekonomi” pertanyaan ini mendapat sambutan dari warga dengan memilih keduanya dilakukan bersamaan dan HMR menyepakati hal tersebut.

“Untuk itu tidak bisa sekaligus (per sektor). Kita akan lakukan bersamaan, makanya penyelesaian bertahap,” katanya. ***
—————-
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.