Gowes Pramuka Peduli ke Batamkota (1)

Kabar Baik dari Batam

Gowes Pramuka Peduli ke Batamkota (1)

2 min read

SEKRETARIS Daerah Kota Batam H Jefridin memimpin gowes bersama Kapolsek Batamkota AKP Restia Octane Guchy.

> Selami Kecintaan pada Alam, Lantik Dewan Kerja di Tengah Hutan

MUNGKIN dalam sejarah, baru kali ini, Sabtu (11/7/2020) pukul 08.30 WIB, pelantikan Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam dilakukan dengan ekstrem.

Bayangkan saja, lokasi penabalannya saja di Padepokan Kala Sakti, yang letaknya jauh terkurung hutan dan berbatas dengan laut.

Untuk masuk ke sana, harus masuk dari Botania 2, terus lurus ke dalam, hingga habis jalan aspal, kemudian membelah jalan terjal berliku penuh batu dan lumpur.

Serunya lagi, anggota Pramuka yang ikut diharuskan pakai sepeda alias gowes.

“Gerakan Pramuka Peduli rutin gowes tiap Sabtu. Namun kali ini disejalankan dengan pelantikan Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam,” ujar Ketua Gerakan Pramuka Peduli Kota Batam H Jefridin.

Jefridin sendiri gowes dari rumahnya di Tiban 1, Kecamatan Sekupang, usai subuh atau sekitar pukul 05.30 WIB.

Bersama rombongan, ia menuju Gedung Pemko Batam menemui sebagian anggota Pramuka Peduli lainnya yang sudah kumpul di kantor Walikota Batam tersebut.

Pukul 06.15 WIB, rombongan pun bergerak menuju lokasi. Di antara mereka adalah pimpinan Pramuka, yang juga pejabat di Pemko Batam.

Mulai Kepala Bagian hingga camat. Bahkan Kapolsek Batamkota AKP Restia Octane Guchy, juga ikut serta meski tak sampai usai.

Rute pertama dari Pemko Batam di Engku Putri, menuju arah KDA, tembus ke jalan luar menuju Bandara Hang Nadim.

Tiba simpang Bandara, rombongan belok kiri ke arah SMA Negeri 3 Batam, lurus ke Perumahan Buana Vista, hingga akhirnya masuk hutan tibalah di lokasi. Jarak total sekitar 14 kilometer.

Yang menarik, lokasi pelantikan tersebut berada di atas bukit. Untuk ke sana, harus melalui jalan tanah nan terjal.

Di sinilah stamina pegowes diuji. Bila ada masalah jantung, paru-paru dan dengkul, dapat dipastikan tak akan sanggup.

Biasanya yang bermasalah akan mengalami sesak napas, jantung berdegup kencang, tekanan darah mulai naik, disertai suhu tubuh panas. Keringat mengucur, tapi terasa hangat, dan yang paling bisa ditandai dari wajah: pucat.

Namun Jefridin sanggup melaluinya. Keringat memang mengucur deras, tapi wajahnya memerah. Ini menandakan fungsi organ vitalnya bekerja dengan baik.

Tapi sebelum masuk ke lokasi pelantikan, Jefridin berhenti di sebuah kebun, menemui seorang ibu peladang bernama Tata dan atas nama Pramuka Peduli, dia menyerahkan bantuan berupa alat tulis, tas dan sepatu.

“Ini untuk anak beliau yang kini mulai masuk sekolah,” jelasnya.

Selain alat tulis, juga ada pakaian bekas layak pakai serta bahan pokok, seperti beras dan mie instan.

“Semua bantuan ini berasal dari Kwartir Ranting Batamkota yang dikomandoi oleh Kak Agusman selaku Ketua Kwarran,” jelasnya.

Tak hanya itu, di ladang tersebut Jefridin, didampingi Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Batamkota yang juga Camat Batamkota Aditya Guntur Nugraha, dipersilakan memanen singkong. ***
(Bersambung)

SEKRETARIS Daerah Kota Batam H Jefridin menyerah bantuan dari Kwartir Ranting Pramuka kepada peladang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *